Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Memanfaatkan Perpustakaan untuk Pembinaan di Lapas Banjarmasin

📅 Minggu, 31 Mei 2026, 23:05 WIB | Oleh: Tim Penulis
Memanfaatkan Perpustakaan untuk Pembinaan di Lapas Banjarmasin Doc: Antara

Banjarmasin - Lapas Kelas IIA Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel) mendorong pemanfaatan perpustakaan sebagai sarana pembinaan kepribadian warga binaan pemasyarakatan (WBP) berkelanjutan melalui penguatan budaya literasi guna meningkatkan wawasan serta kualitas diri selama menjalani masa pidana.

Kepala Lapas Banjarmasin Akhmad Herriansyah di Banjarmasin, Minggu, mengatakan setiap hari warga binaan memanfaatkan waktu luang dengan membaca berbagai koleksi buku yang tersedia di perpustakaan lapas.

“Kegiatan itu menjadi salah satu bentuk pembinaan yang diarahkan untuk menumbuhkan kebiasaan positif dan meningkatkan minat baca di lingkungan pemasyarakatan,” ujarnya.

Ia menyebut beragam jenis bacaan disediakan untuk memenuhi kebutuhan warga binaan, mulai dari buku keagamaan, pengetahuan umum, keterampilan, hingga buku motivasi. Koleksi tersebut dimanfaatkan sebagai sumber pembelajaran yang dapat membantu warga binaan memperluas wawasan sekaligus memperoleh pengetahuan baru yang bermanfaat.

“Perpustakaan memiliki peran penting dalam mendukung proses pembinaan karena memberikan ruang bagi warga binaan untuk belajar, mengembangkan diri, dan membangun pola pikir yang lebih baik. Kami terus mendorong pemanfaatan perpustakaan sebagai bagian dari proses pembinaan kepribadian,” katanya.

Ia menuturkan aktivitas membaca tidak hanya berfungsi sebagai sarana belajar, tetapi juga menjadi kegiatan produktif yang mampu mengisi waktu dengan hal-hal bermanfaat selama warga binaan menjalani masa pidana di dalam lapas.

Menurut dia, pembinaan berbasis literasi menjadi salah satu upaya untuk membentuk karakter yang lebih baik sekaligus mendorong tumbuhnya kesadaran warga binaan agar terus meningkatkan kemampuan dan pengetahuan sebagai bekal menghadapi kehidupan setelah bebas nanti.

Salah seorang warga binaan berinisial ZK mengaku rutin memanfaatkan fasilitas perpustakaan pada waktu senggang untuk membaca berbagai buku yang tersedia. Ia merasakan manfaat besar dari kegiatan membaca karena memberikan tambahan pengetahuan sekaligus motivasi dalam menjalani kehidupan.

“Banyak manfaat yang saya rasakan dari membaca. Selain menambah pengetahuan, saya juga mendapatkan motivasi dan pelajaran hidup dari buku-buku yang tersedia. Waktu luang jadi lebih bermanfaat dan tidak terbuang sia-sia,” kata ZK.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Perahu Antar Jemput Sekolah...
Nasional
RDP Komisi I DPR dengan Lem...

Strategi Mencegah Kebocoran Fiskal

2 jam lalu | Fajar Alim M

Nasional
Strategi Mencegah Kebocoran...
Porprov NTB 2026: 4.860 Atlet Bersiap Masuk Radar PON 2028

Porprov NTB 2026: 4.860 Atlet Bersiap Masuk Radar PON 2028

16 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.