Goody Bag MHM 2026 Viral dan Dikritik Peserta, Panitia Klaim Libatkan 8 UMKM Lokal

Sabtu, 30 Mei 2026, 03:00 WIB

Makassar - Race Director Telkomsel Makassar Half Marathon (MHM) 2026 Safrita Aryana secara tegas mengklaim pihaknya melibatkan sebanyak delapan pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) lokal dalam produksi goody bag untuk race pack.

Hal itu disampaikan menanggapi polemik goody bag dari race pack pelaksanaan MHM 2026 yang menjadi viral di sosial media yang dinilai tidak sesuai dengan harga pendaftaran peserta.

Ket. Foto: Race Director Telkomsel Makassar Half Marathon (MHM) 2026 Safrita Aryana di Makassar, Jumat (28/5). — Sumber: Antara

"Tahun lalu kita memakai vendor dari luar Makassar, dari Jakarta. Tetapi karena ada tantangan kepada kita untuk melibatkan UMKM, makanya sebagian dari goody bag kita gunakan produk. Ini bagian dari pemberdayaan UMKM," ujar dia di Makassar, Jumat (28/5).

Kendati tersebar pada delapan UMKM, diakui Rita panggilan Safrita, menjadi tantangan saat UMKM harus menangani langsung kesiapan MHM 2026.

Menurut dia, masih banyak yang harus ditingkatkan lagi kemampuan UMKM dalam merespons pasar (peserta) MHM sebanyak 12.000 peserta.

Pelibatan UMKM dalam ajang sport tourism terbesar di Indonesia Timur itu menjadi hal penting dalam pelibatan masyarakat untuk menggerakkan ekonomi lokal, terlebih pelaksanaannya didukung oleh Pemerintah Kota Makassar.

Pemkot Makassar menyiapkan stimulus sebesar Rp2,5 miliar dalam mendukung pelaksanaan MHM di 2026. Dukungan Pemkot Makassar yang dianggarkan melalui APBD (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah) itu disiapkan untuk hadiah peserta Rp500 juta dan Rp2 miliar untuk pelaksanaan teknis kegiatan secara internal.

"Mudah-mudahan tantangan tahun berikutnya, UMKM bisa lebih siap lagi mengawal pelaksanaan MHM. Karena memang ini juga menjadi beban moril dalam pemberdayaan UMKM," katanya.

Terkait nilai dari race pack MHM 2026 yang dinilai oleh sejumlah peserta tidak sepadan dengan biaya pendaftaran, Rita menjelaskan biaya operasional untuk setiap orang bisa mencapai Rp2 juta per orang, dan hanya membayar 20 persen.

"Jadi kalau peserta bayar Rp600.000 atau Rp400.000, sebetulnya yang kita pakai buat operasional itu sampai Rp2 juta. Masih ada angka Rp1,4 juta-Rp1,6 juta yang harus diisi oleh sponsor dan dana registrasi selain dari dukungan dari Pemkot," katanya menjelaskan. 

Menanggapi hal itu, Dr Bachtiar Baso selaku Ketua Asosiasi industri, usaha mikro, kecil dan menengah Indonesia (AKUMANDIRI) Sulsel menantang pihak panitia menyebutkan UMKM mana saja yang dilibatkan dalam penyediaan produk goody bag yang digadang-gadang merupakan hasil produk dari delapan pelaku UMKM Kota Makassar.

Apalagi, kata dia, sebelumnya pihak panitia belum pernah menyebutkan secara terbuka pelibatan UMKM pada ajang olahraga akbar di Indonesia Timur itu. Berbeda dengan ajang lari lainnya, yang bahkan menyertakan logo dari pelaku UMKM.

"Biasanya juga ada disklaimer pada goody bag bahwa produk ini dikerjakan UMKM mana, sejauh ini belum ada. Saya melihatnya kondisi ini lebih kepada adanya kendala penyelesaian paket goody bag yang terlambat," ujar dia.

Sementara salah satu peserta MHM 2025 asal Toraja Utara, Sulawesi Selatan bernama Cristin mengaku kecewa atas goody bag yang diterima sebab tidak sesuai espektasi. Tas berwarna biru itu, dinilai kurang estetik untuk menjadi bahan gambar di sosial media.

"Mengecewakan dan tidak sesuai ekspektasi, karena tidak estetik dipakai berfoto," ujar Cristin.

Redaktur: Andes Tanjung

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Kabar Baik untuk Warga NTT! Menhub Pastikan Fasilitas Transportasi Terdampak Gempa Segera Diperbaiki

Soal Kuota Internet, Menkomdigi Terbitkan SE Wajibkan Operator Seluler Patuhi Putusan MK

Pendaftar Membeludak, Warga Lokal Tetap Jadi Prioritas Utama Volunteer MotoGP Mandalika 2026

Program 3 Juta Rumah Bergerak! PP Properti Siap Serah Terima 1.300 Rumah untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah

PMI Kota Tangerang canangkan Bulan Dana Targetkan di Atas Rp1 Miliar

Komisi Organisasi Muktamar NU Bahas Perubahan AD-ART Secara Tertutup

Bikin Penasaran, AD/ART NU Bakal Berubah? Komisi Organisasi Muktamar NU Mulai Bahas Persoalan Serius Ini

Perajin Kriya Payakumbuh Dapat Program Akselerasi dari Kemenekraf Dorong Ekraf Bangkit Pasca Bencana

Tim SAR kembali Temukan Dua Wisatawan di Pantai Karangpapak Garut

Indonesia-Selandia Baru Perkuat Kerja Sama Pangan dan Energi Terbarukan

Polisi Tangkap Dua Pelaku Pencurian di Makassar

UMKM Babel Bersiap Naik Kelas! Explore Babel Jadi Ajang Tingkatkan Kapasitas

Gojek Berangkatkan Umrah Gratis 70 Driver Paling Setia, Menhub Apresiasi Kesejahteraan Mitra

Geger Kebakaran di Gedung KPK, Ini Kata Jubir Budi Prasetyo

Trenggalek Gelar Tradisi Jamasan Pusaka Jelang Hari Jadi ke-832

Demo 27 Agustus Bikin Geger, Menhub Ungkap Kondisi Fasilitas Transportasi

Bitcoin Tembus US$80 Ribu: Investor Wajib Waspada, Jaga Manajemen Risiko

Tembus Pasar Afrika, Camilan Perut Punai dari Bengkulu Dapat Kontrak Ekspor

Dikepung Kabut Asap, Warga Pontianak Shalat Mohon Turun Hujan di Halaman Masjid Raya

Kebakaran Gunung Semeru Meluas Hingga 160 Hektare, Dua Helikopter Lancarkan Water Bombing

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.