Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kanada Perketat Perbatasan Antisipasi Risiko Ebola

📅 Kamis, 28 Mei 2026, 02:15 WIB | Oleh:
Kanada Perketat Perbatasan Antisipasi Risiko Ebola Doc: AFP
Ket. Para penumpang mengantre untuk melakukan check-in di Bandara Pierre-Elliott Trudeau di Montreal, Quebec, beberapa waktu lalu.

OTTAWA – Pemerintah Kanada pada Selasa (26/5) mengumumkan serangkaian kebijakan perbatasan sementara untuk menekan risiko masuk dan penyebaran virus Ebola di wilayahnya. Kebijakan ini diambil menyusul meningkatnya wabah Ebola di Republik Demokratik Kongo serta potensi penularan di Uganda dan Sudan Selatan.

Dalam siaran pers Badan Kesehatan Masyarakat Kanada, pemerintah menyebutkan bahwa mulai Rabu (27/5) pukul 23.59 waktu Eastern, Kanada akan menangguhkan sementara pemrosesan dokumen imigrasi bagi warga dari ketiga negara tersebut selama 90 hari. Penangguhan itu mencakup visa tinggal sementara, izin perjalanan elektronik, hingga visa tinggal permanen.

Selain itu, individu yang telah memperoleh persetujuan visa atau izin masuk sebelumnya juga tidak diizinkan melakukan perjalanan ke Kanada selama periode tersebut. Pemerintah Kanada turut menghentikan sementara pemrosesan permohonan baru dari warga negara terdampak.

Kebijakan tambahan akan mulai berlaku pada 30 Mei hingga 29 Agustus, yakni kewajiban karantina selama 21 hari bagi warga Kanada, penduduk tetap, warga yang terdaftar dalam Undang-Undang Indian, serta warga negara asing yang baru melakukan perjalanan ke wilayah terdampak dalam 21 hari terakhir namun tidak menunjukkan gejala. Sementara itu, pelancong yang menunjukkan gejala akan langsung dirujuk ke rumah sakit untuk penanganan sesuai Undang-Undang Karantina.

Pemerintah Kanada menegaskan bahwa risiko Ebola di dalam negeri masih tergolong rendah dan hingga saat ini belum ditemukan kasus di Amerika Utara. Namun, langkah pencegahan tetap diambil mengingat tingkat keparahan penyakit serta dinamika situasi global, termasuk menjelang penyelenggaraan Piala Dunia FIFA 2026.

Protokol Isolasi

Di sisi lain, Meksiko juga memperketat langkah pencegahan dengan meningkatkan pengawasan epidemiologi dalam koordinasi bersama Amerika Serikat dan Kanada. Menteri Kesehatan Meksiko David Kershenobich menyatakan bahwa hingga kini belum ditemukan kasus Ebola di negaranya dan risiko penyebaran masih sangat rendah.

Meksiko menerapkan protokol isolasi jika terjadi dugaan infeksi, serta memperketat pemeriksaan penumpang di bandara melalui pos pemeriksaan sanitasi, verifikasi dokumen, dan penelusuran riwayat perjalanan, termasuk transit dari wilayah lain. Pemeriksaan risiko juga diperkuat bersama maskapai sebelum keberangkatan.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sebelumnya menetapkan wabah Ebola di Republik Demokratik Kongo dan Uganda sebagai Public Health Emergency of International Concern (PHEIC) pada 17 Mei lalu.

Langkah antisipasi ini juga berkaitan dengan meningkatnya mobilitas internasional menjelang Piala Dunia 2026 yang akan digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko pada 11 Juni hingga 3 Juli, dengan Meksiko menjadi tuan rumah 13 ­pertandingan. SB/Ant/and

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • ESDM: Efisiensi Energi Bisa Pangkas 37 Persen Emisi Sektor Energi, Industri Makin Untung
    Preview komentar:
    Langkah proaktif pemerintah melalui program percontohan SETI ini ...
  • Fenomena Langit Agustus 2026: Gerhana Matahari Total, Hujan Meteor, Blood Moon hingga 6 Planet Sejajar
    Preview komentar:
    Membaca rangkuman fenomena langit Agustus 2026 di artikel ...
  • Ekonom Optimistis Sektor Infrastruktur Telko Tetap Bersinar dalam Lima Tahun Mendatang
    Preview komentar:
Darurat Karhutla, Dalam 7 Bulan 219 Ribu Hektare Area Terindikasi Terbakar

Darurat Karhutla, Dalam 7 Bulan 219 Ribu Hektare Area Terindikasi Terbakar

07 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.