Aussie Beef Fair Hadir di Jakarta, Angkat Cita Rasa Premium Daging Sapi Queensland
Kamis, 28 Mei 2026, 11:55 WIBJAKARTA â Daging sapi premium asal Australia kembali mendapat panggung di industri kuliner Indonesia melalui gelaran Aussie Beef Fair âExperience the Taste of Queenslandâ. Program kolaborasi yang digagas Meat & Livestock Australia (MLA) dan Trade and Investment Queensland (TIQ) bersama importir serta distributor resmi Tanaka Graha Indonesia ini berlangsung selama satu bulan penuh, mulai 27 Mei hingga 27 Juni 2026.
Sebanyak 11 restoran ternama di Jakarta akan berpartisipasi dalam program tersebut dengan menghadirkan menu spesial berbahan dasar daging sapi Queensland. Melalui kolaborasi ini, penyelenggara ingin memperkenalkan kualitas premium sekaligus fleksibilitas daging sapi Queensland kepada para chef, pelaku industri kuliner, dan pencinta makanan di ibu kota.
Jakarta dipilih karena dinilai sebagai salah satu pusat perkembangan kuliner paling dinamis di Asia Tenggara. Meningkatnya daya beli masyarakat serta tren bersantap yang semakin modern dan berorientasi global disebut menjadi faktor pendorong meningkatnya permintaan terhadap pengalaman kuliner premium.
Dalam program ini, pengunjung dapat menikmati beragam sajian berbahan daging sapi Queensland melalui berbagai pendekatan kuliner, mulai dari Japanese modern, European contemporary, Korean BBQ, hingga sajian fusion dan masakan Asia.
Chief Representative MLA Indonesia, Christian Haryanto, mengatakan dunia kuliner Jakarta merupakan pasar yang sangat potensial bagi daging sapi premium Australia.
âMelalui kolaborasi bersama Trade and Investment Queensland dan Tanaka Graha Indonesia, kami menghadirkan daging sapi Queensland ke sejumlah restoran terbaik di Jakarta serta kepada para pelanggan yang menghargai kualitas tinggi, asal-usul produk yang terpercaya, dan cita rasa yang lezat,â ujar Christian melalui siaran pers pada hari Selasa (26/5).
Daging sapi Queensland selama ini dikenal luas di pasar global karena kualitasnya yang konsisten, cita rasa kaya, serta tingkat marbling yang baik. Reputasi tersebut dibangun melalui praktik peternakan yang terjaga, sistem pembiakan unggul, serta standar produksi yang ketat. Produk ini juga tersedia dalam pilihan grass-fed maupun grain-fed yang banyak digunakan oleh restoran premium di berbagai negara.
Principal Business Development Manager Trade and Investment Queensland, Reza Prasetyo, mengatakan Queensland merupakan negara bagian penghasil daging sapi terbesar di Australia dengan kontribusi sekitar 45 persen terhadap total produksi nasional.
âBentang alam kami yang luas, mulai dari wilayah tropis di utara hingga kawasan subur Darling Downs, menciptakan lingkungan ideal untuk peternakan sapi berkualitas tinggi dan menghasilkan salah satu daging sapi terbaik di dunia,â kata Reza.
Ia menambahkan, program tersebut juga menjadi bagian dari penguatan hubungan kerja sama antara Queensland dan Indonesia, khususnya di sektor pangan dan industri kuliner premium.
âKolaborasi dengan industri kuliner premium Jakarta tidak hanya menampilkan produk unggulan kami, tetapi juga mempertegas hubungan kerja sama yang semakin kuat antara Queensland dan Indonesia,â lanjutnya.
Sementara itu, Co-Founder & CEO Tanaka Graha Indonesia, Dharmawan Tanaka, menegaskan komitmen perusahaannya dalam menghadirkan daging sapi premium Australia ke pasar Indonesia.
âProgram ini mencerminkan keyakinan kami terhadap kualitas produk serta komitmen kami dalam membangun hubungan jangka panjang yang kuat dengan industri kuliner Jakarta,â ujarnya.
Peluncuran program turut diramaikan dengan sesi chef sampling eksklusif yang menghadirkan tiga restoran peserta, yakni Pantja Izakaya, Tide & Table, dan Isshin. Ketiganya menyajikan kurasi menu tasting yang dirancang untuk menonjolkan fleksibilitas serta kualitas premium daging sapi Queensland.
Selama periode program berlangsung, masing-masing restoran peserta akan menghadirkan hidangan spesial dengan berbagai pilihan potongan daging dan teknik memasak yang berbeda. Sebelas restoran yang terlibat dalam kolaborasi ini antara lain Costa, Bastian, The Cutler, Young, Pantja Izakaya, Tide & Table, Gogidang, Sukiyaki Rin, Ryu Jin, Isshin, dan Yialos.
Melalui kolaborasi tersebut, pengunjung diharapkan dapat menikmati pengalaman kuliner yang beragam, mulai dari ketepatan teknik masakan Jepang, sajian fine dining Eropa kontemporer, hingga interpretasi kuliner Asia dan fusion yang menonjolkan karakter daging sapi premium Australia.
- Aussie Beef Fair
- Queensland Beef
- Daging Sapi Australia
- Meat and Livestock Australia
- MLA
- Trade and Investment Queensland
- TIQ
- Tanaka Graha Indonesia
- Kuliner Jakarta
- Restoran Jakarta
- Daging Premium
- Australian Beef
- Fine Dining
- Chef Jakarta
- Culinary Event 2026
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Haryo Brono
Berita Terkait:
-
AS Memulai Blokade Pelabuhan Iran, Teheran Ancam akan Membalas
-
Presiden dan Wakil Presiden Hadir dalam Sidang Paripurna DPR
-
Aussie Beef Fair Hadir di Jakarta, Sajikan Daging Sapi Premium New South Wales dan Hadiah Liburan ke Sydney
-
Arsenal Siapkan Opsi Cadangan Jika Gagal Rekrut Morgan Rogers, Bintang Nottingham Forest Masuk Incaran
-
Turis Taiwan Jatuh Cinta, Ingin Pindah dan Menetap di IKN, Apa Rahasianya?
-
Simak Jadwal Serta Niat Lengkap Puasa Dzulhijjah 2026 dan Hari Raya Idul Adha
-
Rumah Dinas Milik Dinas Pertamanan yang Kebakaran di Jatinegara
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.