Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ada Fenomena Blue Moon, BMKG NTB Ingatkan Warga Pesisir Waspadai Potensi Banjir Rob

📅 Selasa, 26 Mei 2026, 08:23 WIB | Oleh: Tim Penulis
Ada Fenomena Blue Moon, BMKG NTB Ingatkan Warga Pesisir Waspadai Potensi Banjir Rob Doc: Antara
Ket. Fenomena Super Blue Moon di langit Kendari, Sulawesi Tenggara pada 31 Agustus 2023.

MATARAM - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat pesisir di wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB) untuk mewaspadai potensi banjir rob akibat fenomena Purnama Biru (Blue Moon) yang mencapai puncak pada 31 Mei 2026 mendatang.

Kepala Stasiun Meteorologi Zainuddin Abdul Madjid (ZAM) Satria Topan Primadi mengatakan pihaknya menerbitkan peringatan dini banjir rob untuk 12 hari ke depan dari tanggal 26 Mei hingga 6 Juni 2026.

"Tinggi gelombang laut mencapai 0,5 hingga 2,5 meter dengan pasar maksimum sekitar 1,9 sampai 2 meter," ujarnya di Mataram, Selasa.

BMKG memprakirakan durasi pasang berlangsung selama lima jam dari pukul 08.00 hingga 13.00 WITA di perairan barat Pulau Lombok dan potensi pasang terjadi selama tujuh jam dari pukul 08.00 hingga 15.00 waktu setempat di perairan timur Pulau Sumbawa.

Pada periode 26 Mei sampai 6 Juni 2026, arah angin di Nusa Tenggara Barat bertiup dari timur hingga selatan dengan kecepatan berkisar antara 5 sampai 20 knot.

Satria menyampaikan wilayah yang berpotensi terdampak banjir rob di Pulau Lombok meliputi Ampenan, Sekarbela, Gerung, Lembar, Pemenang, Jerowaru, dan Labuhan Lombok.

Sedangkan, daerah yang berpeluang terdampak rob di Pulau Sumbawa mencakup kawasan Labuhan Badas, Palibelo, Woha, Bolo, Langgudu, Soromandi, Sape, Rasanae Barat, Hu’u, dan Asakota.

"Kami imbau masyarakat yang berada di kawasan pesisir, bantaran sungai, maupun dataran rendah agar selalu siaga dan mengantisipasi dampak pasang maksimum," pungkas Satria.

Secara ilmiah, fase purnama cenderung meningkatkan ketinggian muka air laut akibat gaya tarik gravitasi Bulan dan Matahari yang sejajar dengan Bumi.

Fenomena Purnama Biru pada 31 Mei 2026 merupakan peristiwa langka karena ada dua fase purnama yang terjadi selama satu bulan, sehingga total bulan purnama sepanjang tahun ini terjadi sebanyak 13 kali.

Istilah Purnama Biru bukan berarti warna bulan yang tampak biru, melainkan kiasan metaforis dari idiom once in a blue moon. Kalimat itu adalah frasa bahasa Inggris kuno merujuk kepada fenomena yang jarang terjadi. Purnama Biru berada di atas cakrawala sejak Matahari terbenam hingga fajar.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
Menhub Instruksikan untuk Prioritaskan Evakuasi Penumpang KMP Virgo Transport 8

Menhub Instruksikan untuk Prioritaskan Evakuasi Penumpang KMP Virgo Transport 8

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.