Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pabrik Kimia Cilegon Meledak, Area Dikosongkan dan Karyawan Dipulangkan

📅 Senin, 25 Mei 2026, 19:43 WIB | Oleh:
Pabrik Kimia Cilegon Meledak, Area Dikosongkan dan Karyawan Dipulangkan Doc: ANTARA/Desi Purnama Sari.
Ket. Suasana di PT Merak Chemicals Indonesia, Kota Cilegon, Banten, Senin (25/5).

CILEGON, BANTEN - Manajemen PT Merak Chemicals Indonesia memulangkan seluruh karyawannya sebagai langkah pengamanan standar pasca insiden ledakan yang terjadi di area pabrik kimia di Kota Cilegon, pada Senin, sekitar pukul 12.30 WIB.

Public Relations PT Merak Chemicals Indonesia, Dimas Saputra, di Kota Cilegon, Senin (25/5), membenarkan adanya insiden tersebut dan menyatakan keselamatan pekerja serta warga sekitar menjadi prioritas utama perusahaan.

"Menyangkut dampak keselamatan pekerja, saya belum menerima data mengenai adanya korban luka. Namun, sebagai langkah pengamanan, seluruh karyawan di area pabrik tadi sudah dipulangkan," kata Dimas.

Selain mengamankan pekerja, Dimas mewakili perusahaan menyampaikan permohonan maaf sebesar-besarnya kepada masyarakat luas atas kepanikan dan ketidaknyamanan yang ditimbulkan. Saat ini, pihaknya tengah melakukan investigasi menyeluruh guna mengetahui penyebab pasti kejadian di area operasional tersebut.

Terkait semburan berwarna putih yang membumbung ke udara saat insiden terjadi, Dimas menjelaskan bahwa berdasarkan laporan sementara tim teknis, hal tersebut dipastikan sebagai uap air yang berasal dari alat steam turbine.

Ia menampik bahwa semburan tersebut adalah kebocoran produk bahan kimia perusahaan berupa Purified Terephthalic Acid (PTA). Menurutnya, produk PTA berbentuk seperti tepung, sehingga akan menempel dan meninggalkan bercak putih di lingkungan sekitar apabila terburai ke udara.

Meski demikian, pihak perusahaan berjanji akan mendalami lebih lanjut keluhan masyarakat terkait munculnya bau menyengat. Sebagai langkah preventif dan wujud tanggung jawab terhadap warga terdampak, perusahaan telah membagikan masker melalui pengurus RT dan RW setempat.

"Tentu kami akan bertanggung jawab kepada masyarakat. Kami juga sudah menyiagakan ambulans di lokasi. Apabila ada warga yang mengalami keluhan kesehatan, kami sudah berkoordinasi untuk langsung merujuknya ke Rumah Sakit Krakatau Medika," tegasnya.

Hingga saat ini, proses investigasi di dalam area pabrik terus berlangsung dengan pengawalan dan koordinasi bersama aparat Kepolisian Resor (Polres) Cilegon, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), serta jajaran pemerintah kelurahan dan kecamatan setempat. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Luar Negeri
Kenaikan Harga BBM Picu Aks...

Pasar pangan murah menjangkau warga Jakarta

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Megapolitan
Pasar pangan murah menjangk...

Trisakti Bantu Warga Duri Kosambi Olah Sampah

1.5 jam yang lalu | Deri Henriawan

Megapolitan
Trisakti Bantu Warga Duri K...

Hari Santri Nasional

2 jam lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

2 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.