Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Janice Memburu Kejutan Jelang Lawan Navarro

📅 Senin, 25 Mei 2026, 06:50 WIB | Oleh:
Janice Memburu Kejutan Jelang Lawan Navarro Doc: DAVID GRAY / AFP
Ket. Janice Tjen dari Indonesia menunggu untuk melakukan pengembalian bola kepada Leylah Fernandez dari Kanada selama pertandingan tunggal putri mereka pada hari ketiga turnamen tenis Australian Open di Melbourne.

PARIS - Debut selalu menghadirkan tekanan, tetapi bagi Janice Tjen, ajang Roland Garros 2026 juga membuka peluang besar untuk membuktikan diri. Petenis putri Indonesia itu akan menghadapi unggulan asal Amerika Serikat, Emma Navarro, di babak pertama Prancis Open di Paris, Senin (25/5) sore waktu setempat. Laga di lapangan tanah liat Stade Roland Garros itu diprediksi berlangsung ketat karena jarak peringkat keduanya tidak terpaut jauh.

Janice kini menghuni ranking 41 dunia, hanya dua tingkat di bawah Navarro yang berada di posisi 39 WTA. Selisih tipis tersebut membuat peluang kejutan tetap terbuka bagi Janice, meski banyak pengamat lebih mengunggulkan Navarro karena pengalaman dan momentum yang lebih baik menjelang Grand Slam kedua musim ini.

Bagi Janice, Roland Garros bukan sekadar turnamen biasa. Ini menjadi tonggak penting dalam kariernya setelah perlahan menembus level elite tenis putri dunia. Kehadirannya di Paris memperlihatkan perkembangan tenis Indonesia di panggung internasional, sekaligus memberi harapan lahirnya wakil Asia Tenggara yang mampu bersaing konsisten di Grand Slam.

Meski demikian, jalan Janice menuju Paris tidak sepenuhnya mulus. Dalam persiapan musim tanah liat, performanya belum stabil. Dia sempat datang sebagai unggulan pertama di Maroko Open 2026, namun langkahnya terhenti di babak 16 besar. Di turnamen WTA 1000 Madrid dan Roma, Janice juga hanya mampu mencapai putaran kedua.

Catatan tersebut memperlihatkan bahwa lapangan tanah liat masih menjadi tantangan besar bagi Janice. Selama ini ia lebih dikenal sebagai spesialis lapangan dengan permainan agresif dan tempo cepat. Adaptasi terhadap reli panjang khas lapangan tanah liat menjadi pekerjaan rumah terbesar menjelang duel melawan Navarro.

Namun, kondisi itu justru dapat menjadi keuntungan tersendiri. Tekanan kini lebih banyak berada di pihak Navarro. Petenis AS itu datang ke Paris dengan ekspektasi tinggi setelah menjuarai Strasbourg akhir pekan lalu. Gelar tersebut menjadi trofi pertamanya di lapangan tanah liat sekaligus penanda kebangkitan setelah melewati periode sulit selama satu setengah tahun terakhir.

Navarro sempat mengalami penurunan performa drastis akibat masalah kesehatan dan serangkaian hasil buruk sepanjang 2025 hingga awal 2026. Dari posisi 10 besar dunia, rankingnya sempat merosot ke peringkat 39 sebelum bangkit di Strasbourg. Di sana, dia menorehkan lima kemenangan beruntun dan mengalahkan petenis top 10, Victoria Mboko, pada partai final.

“Saya bangga bisa tetap bertahan ketika keadaan tidak berjalan baik,” ujar Navarro kepada WTA seusai menjuarai Strasbourg. Kebangkitan Navarro memang membuatnya kembali difavoritkan. Akan tetapi, Janice tetap memiliki peluang mencuri kejutan apabila mampu bermain lepas. Minimnya pengalaman di Roland Garros bisa menjadi keuntungan psikologis karena ia tidak dibebani target besar.

Kunci pertandingan kemungkinan terletak pada kemampuan Janice mengendalikan ritme reli. Jika mampu memaksakan permainan cepat dan agresif sejak awal, peluang untuk menekan Navarro akan terbuka. Sebaliknya, apabila pertandingan berjalan panjang dengan tempo lambat khas lapangan keras, pengalaman Navarro berpotensi menjadi pembeda.

Paris kini menjadi panggung ujian terbesar Janice Tjen. Di tengah statusnya sebagai underdog, petenis Indonesia itu memiliki kesempatan menunjukkan bahwa dirinya bukan sekadar peserta pelengkap di Roland Garros 2026.ben/AFP/G-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Jepang akan Menaikan Biaya Visa Lima Kali Lipat Mulai 1 Juli

28 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
Jepang akan Menaikan Biaya ...
Rona
Batasan Mengonsumsi Kafein ...
Waspada! Prakiraan Cuaca BMKG Ada Potensi Hujan Pemicu Banjir dan Longsor di Sumut Rabu Besok

Waspada! Prakiraan Cuaca BMKG Ada Potensi Hujan Pemicu Banjir dan Longsor di Sumut Rabu Besok

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.