Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

SPPG Wajib Tahu! Ini Jurus Kemenperin Pastikan Makanan Aman Dikonsumsi

📅 Kamis, 21 Mei 2026, 10:14 WIB | Oleh: Tim Redaksi
SPPG Wajib Tahu! Ini Jurus Kemenperin Pastikan Makanan Aman Dikonsumsi Doc: istimewa
Ket. Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita (tengah) mengatakan, penerapan standardisasi dan sistem jaminan mutu menjadi kunci menjaga kualitas pangan sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap program pemenuhan gizi

JAKARTA-Kementerian Perindustrian (Kemenperin) melalui Balai Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri (BSPJI) Pontianak terus mendorong penerapan sistem keamanan pangan yang ketat. Tujuannya memastikan makanan yang dikonsumsi masyarakat aman, higienis, dan bermutu.

Salah satu langkah konkretnya adalah menggelar Bimbingan Teknis Pengenalan dan Pemahaman Hazard Analysis Critical Control Point (HACCP) bagi pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan, penerapan standardisasi dan sistem jaminan mutu menjadi kunci menjaga kualitas pangan sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap program pemenuhan gizi.

“Standardisasi dan jaminan mutu produk berperan penting dalam meningkatkan kepercayaan pasar dan memperkuat daya saing industri nasional,” ujar Menperin di Jakarta, Kamis (21/5).

Pelatihan yang berlangsung pada 6–7 Mei 2026 di BSPJI Pontianak ini diikuti pengelola SPPG dari Kabupaten Landak dan Kota Pontianak. Peserta dibekali pengetahuan tentang sistem keamanan pangan berbasis HACCP, mulai dari identifikasi potensi bahaya, penetapan titik kendali kritis, hingga penerapan prosedur keamanan pangan secara konsisten.

Kepala Badan Standardisasi dan Kebijakan Jasa Industri (BSKJI) Emmy Suryandari menambahkan, sistem keamanan pangan harus terus diperkuat agar produk yang dihasilkan memenuhi standar keamanan dan mutu.

“Penguatan standardisasi dan sistem jaminan mutu diperlukan agar produk aman dikonsumsi dan mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat,” jelas Emmy.

Kepala BSPJI Pontianak Ahmad Nashoruddin Muammar menyebut pemahaman HACCP sangat penting untuk menjamin keamanan pangan, khususnya dalam layanan gizi masyarakat.

“Kami berharap pengelola SPPG memahami pentingnya penerapan sistem keamanan pangan secara menyeluruh, sehingga kualitas layanan gizi bagi masyarakat tetap terjaga,” katanya.

Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen BSPJI Pontianak dalam memberikan pembinaan dan pendampingan di bidang standardisasi dan keamanan pangan bagi pelaku industri maupun lembaga pelayanan masyarakat di Kalimantan Barat. Langkah ini diharapkan mendukung terciptanya sistem pangan yang aman, bermutu, dan berkelanjutan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
Luar Negeri
Kemlu RI Pantau Keamanan WN...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.