Harkitnas Harus Jadi Momentum Reflektif Bangsa

Kamis, 21 Mei 2026, 03:18 WIB

JAKARTA - Rektor UIN Jakarta Asep Saepudin Jahar mengatakan peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) 2026 harus menjadi momentum reflektif bangsa dalam mengevaluasi arah perjalanan Indonesia di tengah perubahan global yang semakin kompetitif, digital, dan penuh ketidakpastian. Harkitnas 2026 harus menjadi momentum memperkuat solidaritas dan soliditas bangsa dalam menetapkan langkah strategis menuju Indonesia Emas 2045,” ujar Asep di Jakarta, Rabu (20/5).

Asep mengatakan kebangkitan nasional abad ke-21 ditentukan oleh kemampuan bangsa membangun keunggulan sumber daya manusia, penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi, penguatan solidaritas sosial, serta kemandirian nasional di tengah perebutan pengaruh global.

Ket. Foto: Rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Asep Saepudin Jahar. — Sumber: Antara

Ia menilai Indonesia memiliki modal besar untuk menjadi kekuatan dunia baru melalui bonus demografi, kekayaan sumber daya alam, posisi geopolitik strategis, serta kekuatan budaya dan agama. “Namun seluruh potensi tersebut tidak akan bermakna tanpa investasi serius pada pembangunan manusia unggul,” kata Asep.

Oleh karena itu, rektor menegaskan kebangkitan nasional hari ini harus dimulai dari revolusi pendidikan yang berorientasi masa depan. Pendidikan Indonesia tidak boleh lagi terjebak pada budaya hafalan dan administratif semata, melainkan harus mendorong kreativitas, riset, inovasi, dan kemampuan adaptif. 

Ia menambahkan bahwa kebangkitan nasional juga harus ditopang oleh solidaritas sosial, persatuan kebangsaan, serta etika publik yang kuat di tengah tantangan polarisasi politik dan meningkatnya individualisme sosial.

Kedaulatan Bangsa

Terpisah, Guru Besar Bidang Manajemen Pendidikan Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) Prof Emilda Sulasmi menegaskan Harkitnas 2026 merupakan momentum penting menjaga generasi muda demi kedaulatan bangsa di masa depan. “Tema Harkitnas 2026 ‘Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara’ harus menjadi panggilan bersama untuk memperkuat pendidikan, kesehatan, literasi digital, dan pemerataan kesempatan bagi generasi muda Indonesia,” katanya di Medan, Selasa.

Menurut dia, kedaulatan negara saat ini tidak hanya ditentukan oleh kekuatan militer dan wilayah, tetapi juga kualitas sumber daya manusia yang tumbuh melalui pendidikan yang bermutu, sehat secara mental, kritis, dan memiliki literasi digital yang baik.

Melalui momentum Hari Kebangkitan Nasional 2026, Emilda berharap seluruh pihak dapat menjadikan generasi muda sebagai subjek utama pembangunan bangsa demi mewujudkan masa depan Indonesia yang lebih berdaulat dan berkeadilan. Ant/S-2

Redaktur: Sriyono

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Kabut Asap Karhutla Makin Pekat, Warga Kompleks Aeropolis Banjarbaru Mulai Mengungsi

Bayern Muenchen Buktikan Kelasnya, Juara Piala Super Jerman!

Gempa Cukup Kuat M 5,4 Guncang Sulteng, Perairan Pulau Puh Jadi Titik Episentrum

Situasi Makin Genting! Kapolda Kalsel Pimpin Pemadaman Karhutla Dekat Bandara

Jakarta Perangi Tawuran! Pemprov DKI Pastikan Penanganan Dilakukan Berkelanjutan

Mengejutkan di Liga Inggris! Manchester United Dipermalukan Tim Promosi Hull City dengan Skor 0-2

KAI Palembang Tambah Kereta Eksekutif Saat Libur Maulid Nabi, Cek Jadwalnya!

Luar Biasa Indonesia Borong Medali! Tampil Gemilang di Kejuaraan Open Water Swimming Asia Tenggara

Wow Canggih Terobosan BRIN Ini! Inovasi Kayu Transparan dengan Memanfaatkan Bahan Organik

Melon Jadi Harapan Baru! Kelompok Tani di Kulon Progo Genjot Ketahanan Pangan

AS Kenakan Tarif 50 Persen untuk Barang Kanada Senilai US$20 Miliar, Ottawa Siapkan Balasan

Gubernur Pramono Tegas! Efisiensi Bukan Alasan untuk Mengorbankan Layanan Dasar Warga Jakarta

Pasukan Tambahan Berdatangan! Tiga Batalyon dari Jawa Bantu Atasi Karhutla Kalimantan

Mengkhawatirkan! 9 Kali Meletus dalam Sehari, Gunung Anak Krakatau Jadi Sorotan

Koperasi Tak Boleh Kuno Lagi! Menkop Ferry Dorong Digitalisasi hingga Ekspansi Bisnis

Dugaan Jual Beli Kursi Jalur Mandiri Unsoed Terjadi di Masa Rektor Akhmad Sodiq.

Gempa NTT, Pelni Cabang Ambon Siapkan Layanan Pengiriman Bantuan Kemanusiaan.

Relawan Medis UMI Makassar Tembus Pegunungan Manggarai, Bantu Warga Terdampak Bencana.

Baznas Salurkan 1.000 Mushaf Al Quran kepada Masyarakat Kampung Baduy.

Hujan Kalsel Diprakirakan Meningkat Oktober, BMKG Sebut Bisa Bantu Atasi Karhutla.

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.