Sambut Libur Panjang, Magetan Sajikan Wisata Alam

Minggu, 15 Mar 2026, 13:25 WIB

MAGETAN – Kembali ke alam makin digangrungi. Maka banyak daerah membangun destinasi wisata berkonsep kembali ke alam. Ini juga yang ditempih Desa Wisata Kampung Susu Lawu (Dewi KSL) di lingkungan Singolangu, Kelurahan Sarangan, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Desa ini mengembangkan paket wisata berkonsep alam guna meningkatkan kunjungan wisatawan ke daerah setempat.

Inisiator Paket Wisata Dewi KSL Sri Wahyuni di Magetan, Minggu mengatakan, paket wisata konsep alam yang ditawarkan adalah bertajuk "Jika Aku Jadi Orang Desa"

Ket. Foto: wisata alam — Sumber: ant

"Paket wisata Jika Aku Jadi Orang Desa adalah mengajak wisatawan benar-benar menjalani rutinitas warga lokal. Yakni, wisatawan diajak melakukan pemerahan susu tradisional, memberikan pakan rumput segar, hingga memetik sayur di kebun," ujarnya.

Menurutnya, program yang baru dikembangkan dua tahun terakhir tersebut cukup diminati wisatawan. Paket wisata itu menjadi primadona di tengah gempuran dunia digital yang bising, sehingga membawa wisatawan ke kehidupan alam yang tenang dan sejuk di lereng Gunung Lawu.

Sri Wahyuni menjelaskan, pengembangan paket wisata alam tersebut muncul dari potensi besar akan kondisi alam yang dingin serta dukungan sarana pertanian dan peternakan yang mumpuni di Desa Wisata Kampung Susu Lawu untuk dikembangkan lebih jauh.

"Waktu itu saya berpikir dengan kondisi alam yang dingin dan didukung sarana pertanian dan peternakan, ada harapan agar Kampung Susu bisa dinikmati masyarakat luas," katanya. Keunikan paket wisata tersebut juga terletak pada keterlibatan langsung masyarakat Singolangu yang telah paham mewujudkan Sapta Pesona di wilayahnya.

"Saat ini, sudah ada 30 rumah warga yang kami pilih dan siapkan untuk menjadi tempat tinggal bagi para peserta program ini. Kami ingin wisatawan tidak hanya sekadar 'mampir', tapi benar-benar menetap dan merasakan kehidupan desa," katanya.

Seiring banyaknya peminat, pengelola Desa Wisata KSL berupaya memperbaiki fasilitas agar sarana edukasi dan kenyamanan dasar berwisata di area Kampung Susu tetap terjaga bagi para tamu yang datang setiap harinya.

"Kami memiliki program jangka pendek untuk terus memperbaiki fasilitas yang ada. Sedangkan untuk jangka panjang, kami berencana membangun home stay yang layak untuk wisatawan. Ini penting agar sarana promosi ini berbanding lurus dengan kualitas kunjungan ke Kampung Susu Lawu," tambahnya.

Selama ini wisatawan yang datang berasal dari berbagai luar kota seperti Surabaya, Solo, dan Jakarta sejak program tersebut digulirkan. Pihaknya berharap paket wisata Jika Aku Jadi Orang Desa semakin dikenal publik, sehingga semakin banyak wisatawan berkunjung yang muaranya adalah meningkatkan kesejahteraan warga desa wisata setempat.

Seperti diketahui, Singolangu adalah salah satu daerah sentra produksi susu sapi perah. Tidak hanya peternakan, daerah tersebut telah diarahkan untuk menjadi desa wisata dengan ikon Kampung Susu Lawu dengan konsep eko-eduwisata.

Diresmikan pada akhir tahun 2020, Kampung Susu Lawu terus berkembang, dari yang semula hanya 100 ekor sapi perah, kini telah mencapai 1.000 ekor sapi perah. Selain dikonsumsi sebagai susu cair, sekitar 50 persen hasil perasan susunya diolah menjadi aneka minuman dan panganan dengan berbagai varian rasa sesuai selera pasar.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Aloysius Widiyatmaka

Berita Terbaru

Tinggalkan Kemacetan Horor! Proyek Kereta Parung Panjang-Jasinga Siap Tembus 6 Stasiun Baru!

Pascakebakaran, 120 Bangunan di Desa Adat Sade Lombok Hangus Terbakar

Bupati Bogor Beri Kejutan! Tim Angklung HUT RI Diboyong Jalan-Jalan ke Taman Safari

Bikin Anak Pengungsi Tersenyum, Polri Gelar Trauma Healing Pascagempa Manggarai

Jonatan Nomor Satu Dunia Tunggal Putra Bulu Tangkis

Tebing Gunung Gajah, Menantang dan Keras Kepala tetapi Luar Biasa Indah

PSG Nyaris Tumbang, Dua Gol Ferran Torres Bawa Pulang Poin dari Rennes

Karhutla dan Asap Jadi Ancaman, Wamenko Dorong Penanganan yang Lindungi Kesehatan

Gagal Juara Bukan Akhir! Timo Apresiasi Mental Tangguh Timnya

Ratu Tisha Ungkap Mimpi Besar Timnas Indonesia: Harus Punya Mental Baja!

Tiongkok Mendadak Tunda Misi Bulan Chang’e-7, Ada Masalah Usai Roket Meledak

Antisipasi Gempa Susulan, Misa Digelar di Halaman Gereja

ISPA Jadi Keluhan Terbanyak di Pengungsian Gempa NTT, Posko Kesehatan Disiagakan

Kemarau Panjang, Debit Situ Cileunca Menyusut dan Ganggu Pasokan Air Bersih Bandung Raya

Jangan Lupa Kenakan Masker! Kualitas Udara Jakarta Senin Pagi Tak Sehat, Warga Diminta Waspada

Luar Biasa Barcelona Bantai Elche 5-0! Raphinha dan Fermin Sama-Sama Cetak Brace

Motor Pedagang di Kelapa Gading Hilang Akibat Ditipu, Modusnya Bikin Kaget

Kabar Besar untuk Warga Bogor Barat, Pemkab Bocorkan Rancang 6 Stasiun Baru

Drama 4 Gol dan Kartu Merah! Atletico Madrid Gagal Menang atas Villarreal

Hobi Unik Febry Arnold, Diaspora Indonesia yang Gemar Taklukkan Maraton

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.