Pemkab Batola, Kalsel, Targetkan Optimasi Lahan Rawa untuk Pertanian 1.696 ha

Minggu, 15 Mar 2026, 14:55 WIB

MARABAHAN - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Barito Kuala (Batola), Kalimantan Selatan, menargetkan optimalisasi lahan rawa seluas 1.696 hektare di 2026 untuk pertanian guna mendukung program Cetak Sawah Rakyat (CSR), yang digalakkan Kementerian Pertanian.

"Program optimasi lahan (oplah) rawa ini berada di Desa Puntik Dalam, yang menjadi salah satu titik krusial dalam pencapaian target tahun ini," kata Bupati Batola Bahrul Ilmi di Marabahan, Kalsel, Minggu (15/3).

Ket. Foto: Optimasi lahan rawa di Kabupaten Batola, Kalsel untuk lahan pertanian. — Sumber: antara foto

Dia mengatakan sebelumnya lahan di wilayah itu telah melalui tahap uji coba model demfarm (demonstration farming) dengan hasil yang menjanjikan.

Dengan penggunaan varietas padi unggul, produktivitas lahan pertanian diharapkan mampu mencapai panen 6 ton per hektare.

Bahrul menekankan pentingnya kolaborasi pihak terkait dalam upaya meningkatkan ketersediaan pangan di Batola yang memiliki lahan pertanian terluas di antara 13 kabupaten dan kota di Kalsel.

"Kami optimis dapat berkontribusi besar dalam menjadikan Indonesia swasembada pangan di masa depan," tegasnya.

Sebelumnya, dalam berbagai kesempatan, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan CSR adalah kunci menjaga ketersediaan pangan dan meningkatkan pendapatan petani.

Program strategis Kementerian Pertanian ini untuk membuka lahan baru dan mengoptimalkan lahan potensial guna memperkuat ketahanan pangan nasional dengan target peningkatan indeks pertanaman dan produktivitas padi.

Redaktur: Sriyono

Penulis: Sriyono

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.