Durian Segar Sulawesi Tengah Berpeluang Tembus Pasar Tiongkok, Kadin Jajaki Kerja Sama dengan Fuzhou
Kamis, 30 Jul 2026, 02:02 WIBPalu - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Parigi Moutong menjajaki peluang kerja sama komoditas durian segar dan manggis Sulawesi Tengah masuk ke pasar induk buah Fuzhou di Kota Nontong, Tiongkok.
"Langkah ini memperluas pasar produk unggulan lokal beredar di luar negeri, terutama pasar Tiongkok," kata Ketua Kadin Parigi Moutong Faradiba Zaenong dihubungi dari Palu, Rabu (29/7).
Ia mengemukakan pihaknya dan perusahaan Fuzhou Fruit Industry Chamber of Commerce sedang melakukan penjajakan di Tiongkok pada Rabu (29/7).
Pertemuan itu difokuskan pada upaya membuka akses pasar yang lebih luas bagi komoditas buah unggulan Sulawesi Tengah di salah satu pusat perdagangan buah terbesar di negeri Tirai Bambu.
Salah satu agenda utama membahas prospek pemasaran durian segar, karena saat ini Indonesia telah mengekspor durian ke Tiongkok dalam bentuk durian beku (frozen), sementara pasar buah Fuzhou memiliki permintaan yang tinggi terhadap durian segar.
"Kami berharap apabila protokol ekspor durian segar Indonesia ke Tiongkok telah dibuka, maka durian segar dapat menjadi salah satu komoditas yang dipasarkan langsung di pasar induk buah Fuzhou dan Sulawesi Tengah telah siap secara produk," ujarnya.
Ia menjelaskan jika protokol itu segera di berlakukan, maka langkah tersebut menjadi peluang strategis untuk meningkatkan daya saing produk hortikultura, sekaligus memberikan nilai tambah bagi petani dan pelaku usaha di daerah.
Selain durian, kedua belah pihak juga membahas peluang pengembangan ekspor manggis, meskipun manggis Indonesia telah memperoleh akses ke pasar Tiongkok, hingga kini manggis asal Sulawesi Tengah belum masuk ke jaringan distribusi di pasar induk buah Fuzhou.
Termasuk membahas berbagai aspek teknis dan komersial, mulai dari mekanisme distribusi yang paling efisien, jalur logistik yang kompetitif, standar operasional (SOP), persyaratan mutu, sistem pengemasan, hingga standar yang diterapkan dalam kegiatan ekspor, supaya alur dagang manggis Sulawesi Tengah diterima di pusat perdagangan buah Fuzhou.
"Pertemuan ini menjadi momentum penting bagi kami untuk memahami langsung kebutuhan pasar Fuzhou. Seluruh persyaratan teknis, standar kualitas, dan mekanisme distribusi dapat dipersiapkan sejak dini sehingga ketika peluang itu terbuka, Sulawesi Tengah telah siap menjadi salah satu daerah pemasok buah berkualitas," tutur Faradiba.
Redaktur: Andes Tanjung
Penulis: Antara
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.