Piala AFF 2026: Thailand Gusur Malaysia ke Puncak Grup B, Anthony Hudson Puji Clean Sheet Tim Asuhannya

Senin, 03 Agu 2026, 00:05 WIB

BANGKOK – Pelatih Thailand Anthony Hudson memuji penampilan anak asuhnya setelah mengalahkan Malaysia 2-0 pada laga Grup B ASEAN Hyundai Cup 2026 di Rajamangala Stadium, Sabtu (1/8). Kemenangan tersebut mengantarkan Thailand mengambil alih puncak klasemen sekaligus menjaga rekor sempurna mereka di turnamen.

Yotsakon Burapha membuka keunggulan tuan rumah melalui eksekusi penalti pada menit ke-38. Thailand kemudian menggandakan keunggulan lewat gol Teerasak Poeiphimai pada menit ke-56. Di penghujung laga, kiper Kampon Phatomakkakul tampil gemilang dengan menggagalkan sejumlah peluang Malaysia untuk memastikan gawang Thailand tetap steril.

Ket. Foto: Ilustrasi pertandingan Thailand vs Malaysia. — Sumber: AFF

Hudson mengaku sangat puas, bukan hanya karena tiga poin yang diraih, tetapi juga karena timnya mampu mencatatkan clean sheet menghadapi salah satu lawan terkuat di Grup B.

"Saya sangat bangga dengan para pemain. Dalam sebagian besar pertandingan, kami memainkan sepak bola yang sangat baik," ujar Hudson.

Menurut pelatih asal Inggris itu, Thailand memang mengalami penurunan kondisi fisik pada menit-menit akhir sehingga harus bertahan lebih dalam menghadapi tekanan Malaysia.

"Kami menyadari masih ada hal yang harus diperbaiki, terutama kebugaran pemain selama turnamen berlangsung. Di akhir pertandingan kami sedikit tertekan karena empat atau lima pemain mengalami kram dan masalah fisik lainnya. Namun saya sangat bangga karena mereka mampu mempertahankan clean sheet, bermain bagus, dan kembali meraih hasil positif."

Hasil tersebut membuat Thailand memimpin klasemen Grup B dengan enam poin, unggul selisih gol atas Malaysia meski memainkan satu pertandingan lebih sedikit. Myanmar berada di posisi ketiga dengan tiga poin, sejajar dengan Filipina, sedangkan Laos masih belum meraih angka.

Kemenangan ini sekaligus menghentikan laju sempurna Malaysia yang sebelumnya sukses menundukkan Myanmar dan Laos.

Hudson menilai absennya gelandang kreatif Endrick dos Santos akibat cedera cukup memengaruhi permainan Harimau Malaya, meski lawannya tetap memberikan perlawanan sengit.

"Malaysia adalah tim yang sangat berbahaya. Ketika Endrick dos Santos tidak bermain, mereka jelas kehilangan sosok penting. Namun mereka tetap memiliki pemain sayap yang cepat dan dinamis. Saya juga menyukai penampilan striker mereka, Sergio Agüero, yang bermain sangat baik."

Hudson juga memberikan apresiasi kepada pelatih sementara Malaysia, Tan Cheng Hoe, yang dinilainya berhasil membangun tim yang kompetitif.

"Pelatih mereka melakukan pekerjaan yang sangat baik. Mereka mengawali turnamen dengan kuat dan merupakan tim yang sulit dihadapi."

Bagi Malaysia, kekalahan tersebut menjadi yang pertama sejak Tan Cheng Hoe ditunjuk sebagai pelatih interim menggantikan Peter Cklamovski menjelang bergulirnya turnamen.

Meski kecewa, Tan mengakui Thailand memang tampil lebih baik pada pertandingan tersebut.

"Saya pikir kami kalah dari tim yang lebih baik. Namun ini menjadi pengalaman berharga bagi para pemain muda untuk menghadapi lawan yang kuat, menambah jam terbang, dan mempersiapkan diri untuk masa depan."

Tan menilai anak asuhnya sudah memberikan seluruh kemampuan selama 90 menit, meski gagal memanfaatkan sejumlah peluang yang tercipta.

"Hasil ini tentu mengecewakan, tetapi saya tahu para pemain sudah berjuang maksimal. Kami memiliki beberapa peluang untuk mencetak gol, namun pada akhirnya tidak mampu mencegah Thailand mencetak dua gol."

Malaysia selanjutnya akan menghadapi Filipina pada laga berikutnya, sementara Thailand berpeluang semakin mengukuhkan posisi di puncak klasemen apabila kembali meraih kemenangan.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.