Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Sambut Idul Adha, Menag Nasaruddin Umar Ajak Umat Islam Tingkatkan Amalan Ibadah

📅 Senin, 18 Mei 2026, 08:33 WIB | Oleh:
Sambut Idul Adha, Menag Nasaruddin Umar Ajak Umat Islam Tingkatkan Amalan Ibadah Doc: ANTARA
Ket. Menteri Agama Nasaruddin Umar (kiri) menyampaikan hasil sidang isbat penetapan 1 Zulhijah 1447 Hijriah di Kantor Kemenag, Jakarta, Minggu (17/5/2026).

JAKARTA - Menteri Agama (Menag), Nasaruddin Umar, mengajak umat Islam di Indonesia untuk meningkatkan amalan ibadah dalam menyambut Idul Adha, termasuk menjalankan puasa sunah dan melaksanakan ibadah kurban bagi yang mampu.

“Kepada seluruh umat Islam untuk memperkuat ibadah-ibadah pra-Idul Adha, terutama puasa-puasa sunah, kemudian juga berkurban bagi yang mampu,” ujar Menag dalam konferensi pers penetapan awal Zulhijah 1447 Hijriah di Jakarta, Minggu.

Menag menyampaikan ibadah kurban memiliki makna penting dalam ajaran Islam dan banyak disebutkan dalam hadis Nabi Muhammad SAW.

Maka dari itu, umat Islam yang memiliki kemampuan diharapkan dapat menunaikan kurban sebagai bentuk ketakwaan dan kepedulian sosial.

“Berkurban itu sesungguhnya itu banyak haditsnya,” kata Menag.

Menag menyampaikan doa bagi jamaah calon haji Indonesia yang tengah menjalankan rangkaian ibadah haji di Tanah Suci. Ia berharap jamaah dapat kembali ke tanah air dengan selamat serta memperoleh haji mabrur.

“Sekali lagi selamat menjalankan rangkaian ibadah-ibadah menjelang dan sesudah Idul Adha yang akan datang dan juga kepada jamaah calon haji kita semoga pulang nanti dalam keadaan membawa haji mabrur,” kata dia.

Senada dengan Menag, Sekretaris Jenderal MUI Amirsyah Tambunan mengajak umat Islam untuk melaksanakan kurban, utamanya bagi mereka yang mampu. Kurban, memiliki makna yang dalam sebagai wujud kepedulian dan kepekaan sosial.

“Kita menyadari bahwa masyarakat kita saat ini tengah menanti uluran tangan kita semua. Pembagian daging kurban secara bersama-sama adalah sebagai bukti kepedulian kita kepada umat kita dan kita jadikan ini sebagai bagian dari mendekatkan diri kepada Allah SWT,” katanya.

Sebelumnya, Pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) RI mengumumkan bahwa 1 Dzulhijjah 1446 Hijriah/2026 Masehi jatuh pada hari Senin 18 Mei 2026, sehingga Hari Raya Idul Adha jatuh pada Rabu, 27 Mei 2026

“Berdasarkan hasil hisab dan laporan hilal tersebut disepakati 1 Zulhijah jatuh pada hari Senin, 18 Mei 2026. Dengan demikian, hari raya Idul Adha jatuh pada hari Rabu, 27 Mei 2026,” ujar Menteri Agama Nasaruddin Umar saat menyampaikan hasil Sidang Isbat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Ekonomi
Pertamina Geothermal Energy...
Olahraga
Sabalenka Pimpin Persaingan...
Ekonomi
Tren Positif Bakal Lanjut, ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Malam Suro: Dialektika Ruang Perjumpaan Tradisi, Agama, dan Sejarah

Malam Suro: Dialektika Ruang Perjumpaan Tradisi, Agama, dan Sejarah

16 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.