Dhea Natasya Ukir Sejarah, Jadi Perempuan Indonesia Pertama Lolos ke World Longboard Tour 2026
Senin, 18 Mei 2026, 18:25 WIBJAKARTA â Peselancar asal Bali, Dhea Natasya, mencatat sejarah baru setelah resmi lolos ke ajang World Surf League World Longboard Tour 2026. Pencapaian tersebut menjadikannya perempuan pertama dari Indonesia dan perempuan ketiga di Asia yang berhasil menembus kompetisi surfing longboard tertinggi di dunia.
Keberhasilan Dhea diraih setelah tampil impresif dalam rangkaian kualifikasi internasional, termasuk saat menjuarai Hamamatsu LQS di Jepang. Konsistensi performanya membuat ia mengumpulkan poin tertinggi dan memastikan satu tempat di World Longboard Tour, kompetisi elite yang hanya diikuti 24 atlet perempuan terbaik dunia.
Ajang tersebut dinilai setara dengan MotoGP atau Formula 1 dalam dunia surfing profesional. Kehadiran Dhea di panggung internasional pun dinilai menjadi momentum penting bagi perkembangan olahraga surfing Indonesia, khususnya Bali yang selama ini dikenal sebagai salah satu destinasi surfing dunia.
President Director Yummy Dairy, Emireza Arifin, mengatakan dukungan terhadap Dhea merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung generasi muda Indonesia yang membawa semangat hidup sehat, aktif, dan berprestasi di tingkat global.
Menurutnya, Bali memiliki peran besar dalam membentuk budaya surfing sekaligus gaya hidup wellness dan active lifestyle yang kini berkembang luas di Indonesia.
âYummy lahir dan tumbuh di Bali bersama budaya dan komunitas yang membentuk pulau ini hingga dikenal dunia hari ini. Kami percaya sudah saatnya memberikan kembali kepada generasi baru yang membawa semangat yang sama: sehat, berani, dan membawa nama Indonesia ke panggung global,â ujar Emireza dalam keterangannya pada hari Senin (18/5/2026).
Perusahaan produk dairy lokal yang berdiri di Bali sejak 1988 itu didirikan melalui kemitraan dua perempuan, Hermina Ruetz dan Suhardani Arifin. Kini, Yummy menyatakan ingin terus terlibat dalam pengembangan ekosistem wellness, women empowerment, hingga pembinaan talenta muda Indonesia.
Sementara itu, Dhea mengaku dukungan dari brand lokal Indonesia menjadi motivasi tambahan dalam perjalanan kariernya di dunia surfing profesional.
âBisa mendapat dukungan dari brand lokal Indonesia seperti Yummy adalah sesuatu yang sangat berarti buat saya. Saya berharap perjalanan ini bukan hanya untuk diri saya sendiri, tetapi juga bisa memberi semangat bagi lebih banyak perempuan Indonesia untuk berani bermimpi lebih besar,â kata Dhea.
Sebelum menembus World Longboard Tour 2026, Dhea lebih dulu menorehkan sejumlah prestasi di level nasional dan regional. Ia pernah meraih medali emas nomor Longboard Putri pada 2019 Southeast Asian Games. Selain itu, pada Pekan Olahraga Nasional 2024, Dhea sukses membawa pulang medali emas Womenâs Longboard dan medali perak Womenâs Shortboard.
Kemampuannya bersaing di dua disiplin surfing sekaligus dinilai menjadikan Dhea sebagai salah satu atlet surfing perempuan muda paling potensial yang dimiliki Indonesia saat ini.
- Atlet Indonesia
- Peselancar Indonesia
- World Surf League (WSL)
- Bali
- Yummy Dairy
- dhea natasya
- surfing indonesia
- World Longboard Tour 2026
- Surfing Bali
- Longboard Putri
- Women Empowerment
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Haryo Brono
Berita Terkait:
-
Lima Desa di Sigi Rampungkan Koperasi Desa Merah Putih.
-
Ekonomi Digital Tak Bisa Stagnan! Airlangga Dorong Inovasi Tanpa Henti
-
Penyaluran bantuan pangan di Semarang
-
Larangan membuang sampah organik di TPA Suwung Bali
-
Iran: Selat Hormuz Tak Akan Pernah Kembali Seperti Dulu
-
WFH Jumat Berlaku di Jakarta, Pemprov DKI Atur Skema 25-50 Persen Pegawai
-
KKP Awasi Ketat Pemanfaatan Ruang Laut Kawasan Kura-Kura Bali
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.