1.232 Unit Rusun TOD Manggarai Siap Dibangun, FLPP 6% Tenor 40 Tahun
Selasa, 18 Agu 2026, 20:35 WIBJAKARTA â Pemerintah menargetkan pembangunan 1.232 unit hunian vertikal berbasis Transit Oriented Development (TOD) di kawasan Stasiun Manggarai, Jakarta Selatan. Proyek ini menjadi model penyediaan rumah perkotaan yang mengintegrasikan hunian, transportasi publik, dan aktivitas ekonomi dalam satu kawasan.
Rusun TOD Manggarai akan dibangun di atas lahan aset PT Kereta Api Indonesia (Persero) Blok F dan Blok G seluas 21.939 meter persegi dengan status Hak Pakai. Rinciannya, Blok F 15.014 m2 dan Blok G 6.925 m2. Kawasan ini masuk Zona Perumahan Kepadatan Sangat Tinggi (R-1) dan memungkinkan pembangunan hingga 36 lantai dengan KDB 55% dan KLB 11.
Total akan ada 3 menara hunian dan 150 unit ruang retail untuk mendukung ekonomi lokal. Rinciannya 72 unit retail di Blok G dan 78 unit di Blok F.
Hunian disediakan dalam 3 tipe:Â
1. Tipe 28 Studio: 28 m2, 1 kamar tidur, 1 kamar mandi
2. Tipe 36: 36 m2, 2 kamar tidur, 1 kamar mandi Â
3. Tipe 45: 45 m2, 2 kamar tidur, 1 kamar mandi, dapur dan ruang keluarga
Untuk menjangkau masyarakat berpenghasilan rendah, hunian akan didukung skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) dengan bunga 6% dan tenor hingga 40 tahun.
Pembangunan tahap awal Blok G dijadwalkan mulai Agustus 2026, disusul Blok F pada Oktober 2026. Dari sisi keselamatan, rancangan memperhatikan Kawasan Keselamatan Operasi Penerbangan (KKOP) dengan batas ketinggian maksimal 151 meter.
Menteri Perumahan dan Kawasan Pemukiman (PKP) Maruarar Sirait mengatakan kolaborasi pemerintah dan BUMN menjadi kunci mempercepat penyediaan hunian di tengah keterbatasan lahan kota.
âFungsi kami yakni sebagai regulator, membuat aturan dan kebijakan dan pihak KAI sebagai operator yakni membangun, inilah bukti saling sinergi antara KAI dengan Kementerian PKP,â ujarnya.
Menurutnya, pengembangan TOD bertujuan mendekatkan masyarakat dengan transportasi publik agar menghemat waktu dan biaya perjalanan. Proyek ini juga diarahkan untuk menata kawasan padat dan kumuh menjadi lingkungan hunian layak, aman, tertata, dan terintegrasi.
Pengembangan ini merupakan bagian dari percepatan Program 3 Juta Rumah hasil kolaborasi Kementerian PKP, Kemenko Infrastruktur, Kementerian BUMN, dan PT KAI.
Direktur Utama PT KAI Bobby Rasyidin memastikan pihaknya siap membangun setelah tata kelola selesai. âKita akan melakukan groundbreaking tanggal 21 Agustus 2026 jam 9 pagi dan siap bangun,â kata Bobby.
Tinju Lapangan dan Mockup
Menteri PKP Maruarar Sirait bersama Dirut KAI Bobby Rasyidin meninjau lokasi pembangunan di Kawasan PT KAI Blok F dan G, Kelurahan Manggarai, Selasa (18/8).Â
Dalam peninjauan, Menteri Ara juga melihat mockup hunian tipe 45 seluas 45 meter persegi. Turut hadir Sekjen PKP Didyk Choiroel, Irjen Heri Jerman, Dirjen Perumahan Perkotaan Sri Haryati, Dirjen Tata Kelola dan Pengendalian Risiko Roberia, serta jajaran PT KAI.
Malam ini pemerintah akan membahas lebih lanjut tata kelola dan aturan pendukung bersama BPKP, Hasyim, dan Dirut KAI.Â
- PT KAI
- Menteri PKP Maruarar Sirait
- Manggarai
- Hunian TOD
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Erik, Fredrikus Wolgabrink Sabini
Berita Terkait:
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.