- Home
-
- Luar Negeri
-
- Russia Menawarkan ke Iran ...
Russia Menawarkan ke Iran untuk Menyimpan Uranium yang Diperkaya untuk Mengakhiri Perang
Jumat, 15 Mei 2026, 18:02 WIBNEW DELHI - Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi telah Araghchi membenarkan bahwa ia telah berbicara dengan para pejabat Russia tentang tawaran Moskow untuk menyimpan uranium yang diperkaya milik Iran dan menyatakan apresiasi atas "niat negara tersebut untuk membantu".
Dari Al Jazeera, ia mengatakan Iran berencana untuk menunda masalah uranium yang diperkaya ke tahap selanjutnya dari negosiasi dengan AS, tetapi mungkin akan mempertimbangkan proposal Rusia pada waktu yang tepat.
âKetika kita sampai pada tahap itu, tentu saja kita akan melakukan konsultasi lebih lanjut dengan Rusia dan melihat apakah tawaran Rusia dapat membantu atau tidak,â katanya. âIni bukan sesuatu yang akan kita bahas saat ini.â
Araghchi dalam pernyataan kepada pers di New Delhi, mengatakan Teheran hampir 'buntu' dengan AS mengenai cara menangani uranium yang diperkaya.
Melanjutkan Menteri Luar Negeri Iran Araghchi mengatakan bahwa Iran dan AS telah mencapai "jalan buntu" mengenai masalah "bahan yang diperkaya" milik Iran.
Oleh karena itu, ia mengatakan topik tersebut "ditunda" hingga tahap selanjutnya dari pembicaraan. "Untuk saat ini, hal itu tidak sedang dibahas, tidak sedang dinegosiasikan, tetapi kita akan membahas masalah itu di tahap selanjutnya."
Menurutnya, masalah utama yang dihadapi Iran dalam negosiasi dengan AS adalah "ketidakpercayaan" terhadap niat AS.
âKami ragu akan keseriusan mereka, tetapi begitu kami merasa mereka serius dan siap untuk kesepakatan yang adil dan seimbang, kami pasti akan melanjutkan proses negosiasi,â katanya kepada wartawan.
- Perang Iran
Redaktur: Selocahyo Basoeki Utomo S
Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S
Berita Terkait:
-
Dewan Keamanan Iran Mengkonfirmasi Perang akan Segera Berakhir
-
Draf Akhir Kesepakatan Damai Antara AS dan Iran Telah Tercapai
-
Dihantui Rudal Presisi AS-Israel, Pemimpin Tertinggi Iran Absen dari Pemakaman Ayahnya
-
Trump Pertimbangkan untuk Berperang Habis-habisan dengan Iran
-
Pilot-pilot F-5 Iran Ungkap Kisah Serangan Jauh di Garis Belakang Lawan, Pangkalan Udara AS Kuwait
-
Kesepakatan Damai AS dengan Republik Islam Iran Telah Tercapai, Penandatanganan pada 19 Juni
-
Pesan Terbaru Iran Picu Pertanyaan Tentang Suksesi Mojtaba Khamenei.
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.