Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ganggu Kenyamanan Publik, Pemkot Palembang Larang Pedagang Hewan Kurban Jualan di Jalan Protokol

📅 Selasa, 12 Mei 2026, 13:10 WIB | Oleh:
Ganggu Kenyamanan Publik, Pemkot Palembang Larang Pedagang Hewan Kurban Jualan di Jalan Protokol Doc: antara foto
Ket. Hewan kurban

PALEMBANG - Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang, Sumatera Selatan (sumsel) melarang para pedagang hewan kurban berjualan di pinggir jalan protokol menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah guna menjaga ketertiban umum dan keselamatan pengguna jalan.

Wali Kota Palembang Ratu Dewa, di Palembang, Selasa (12/5), menginstruksikan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), camat, hingga lurah untuk memperketat pengawasan serta tidak memberikan izin lapak di area yang dilarang.

"Kami jauh-jauh hari sudah mengimbau agar para pedagang hewan kurban lebih tertib. Jangan memperdagangkan hewan di sembarang tempat, terutama di jalan raya utama karena membahayakan pengendara," ujar Ratu Dewa.

Ia menjelaskan bahwa banyak pedagang yang saat ini menyewa lahan pribadi di pinggir jalan tanpa dikenakan pajak. Oleh sebab itu, peran camat dan lurah sangat krusial untuk menyeleksi pemberian izin secara ketat agar tidak melanggar tata ruang dan keindahan kota.

Pemerintah Kota Palembang telah memetakan sejumlah titik zona merah atau lokasi yang dilarang bagi aktivitas perdagangan hewan kurban, di antaranya Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Basuki Rahmat, dan jalan protokol lainnya di pusat kota.

Ia menegaskan, keberadaan ternak di bahu jalan selain merusak estetika kota, juga berisiko tinggi jika hewan lepas ke badan jalan dan memicu kecelakaan lalu lintas.

"Jika ditemukan pedagang yang mengganggu keindahan dan ketertiban, kami akan mengedepankan komunikasi terlebih dahulu. Namun, apabila tidak ditemukan solusi, kami akan mengambil tindakan tegas dengan menutup lapak tersebut," katanya.

Pihak pemkot juga meminta kerja sama para camat dan lurah untuk memfasilitasi lokasi alternatif yang lebih aman bagi para pedagang sehingga aspek ekonomi tetap berjalan tanpa mengabaikan faktor keamanan dan kenyamanan publik.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Nasional
Minggu Bakal Diguyur Hujan,...
Advertisement
Hasil UEFA Nations League: Inggris Catatkan Kemenangan Terbesar Pertama Usai Hancurkan Kroasia 7-0

Hasil UEFA Nations League: Inggris Catatkan Kemenangan Terbesar Pertama Usai Hancurkan Kroasia 7-0

04 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.