Ukraina dan Russia Konfirmasikan Gencatan Senjata Tiga Hari
📅 Senin, 11 Mei 2026, 02:30 WIB | Oleh: Tim PenulisKYIV - Russia dan Ukraina pada Jumat (8/5) lalu mengkonfirmasi gencatan senjata yang dimediasi Amerika Serikat (AS) dan pertukaran tawanan perang besar-besaran selama 9-11 Mei, setelah sebelumnya saling melancarkan serangan pesawat tak berawak dan menyatakan gencatan senjata sepihak.
Presiden AS, Donald Trump, pertama kalinya mengumumkan gencatan senjata tiga hari antara pihak-pihak yang bertikai, dengan mengatakan bahwa ia berharap hal itu dapat mengarah pada kesepakatan jangka panjang untuk mengakhiri perang.
Sebelumnya, Russia telah mengumumkan gencatan senjata sepihak selama dua hari untuk memperingati hari kemenangan Perang Dunia II pada tanggal 9 Mei. Ukraina sebelumnya menyatakan bahwa mereka juga telah menawarkan gencatan senjata, tetapi tawaran itu diabaikan oleh Moskwa.
Gencatan senjata itu juga akan mencakup pertukaran timbal balik sebanyak 1.000 tahanan, kata Trump, yang telah berjuang untuk mengakhiri konflik empat tahun yang pernah ia janjikan akan diselesaikan dalam sehari setelah menjabat tahun lalu.
“Saya dengan senang hati mengumumkan bahwa akan ada gencatan senjata selama TIGA HARI (9, 10, dan 11 Mei) dalam perang antara Russia dan Ukraina,” kata Trump melalui akun Social Truth. “Permintaan ini diajukan langsung oleh saya, dan saya sangat menghargai persetujuannya oleh Presiden Vladimir Putin dan Presiden Volodymyr Zelenskyy,” imbuh presiden AS itu.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Semoga ini adalah awal dari akhir sebuah perang yang sangat panjang, mematikan, dan sengit,” tegas dia.
Presiden Ukraina, Zelenskyy, mengatakan bahwa encatan senjata harus ditegakkan, dan memerintahkan tentara untuk tidak menargetkan Lapangan Merah pada 9 Mei, tempat diadakannya parade kemenangan tahunan, yang tahun ini diselenggarakan tanpa peralatan militer.
Seorang nara sumber senior di kepresidenan Ukraina, yang ingin tetap anonim, mengatakan kepada AFP bahwa Kyiv siap menukar dihentikannya serangan drone di Moskwa dengan 1.000 tawanan perang.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Ukraina akan mengambil tindakan seperti berkaca pada cermin selama gencatan senjata,” ungkap narasumber tersebut.
Di Moskwa, Kremlin menyambut baik usulan Trump dengan mengatakan bahwa amat penting jika usulan itu dilaksanakan bertepatan dengan hari libur sakral Russia yang memperingati kemenangan Soviet atas Nazi Jerman.
Saling Serang
Sebelumnya pada Jumat, Russia dan Ukraina dilaporkan telah saling menyerang sebelum ada pengumuman dari Trump.
Angkatan udara Ukraina mengatakan Russia telah meluncurkan 67 drone dalam semalam. “Meskipun gencatan senjata telah diumumkan, musuh belum mengurangi intensitas operasi penyerangan,” kata Zelenskyy, seraya menambahkan bahwa Ukraina akan bereaksi dengan cara yang sama.
Russia mengatakan pihaknya telah menembak jatuh lebih dari 400 drone Ukraina dimana 100 drone di antaranya menargetkan Moskwa.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!