Zulhas Sebut Presiden Prabowo Risau Masalah Sampah Tak Kunjung Selesai
📅 Minggu, 10 Mei 2026, 14:05 WIB | Oleh: Tim PenulisJAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) mengatakan bahwa persoalan sampah yang tak kunjung selesai menjadi kerisauan Presiden Prabowo Subianto karena permasalahan tersebut sudah menahun.
"Permasalahan sampah menjadi kerisauan yang mendalam bagi Bapak Presiden. Di mana-mana ada sampah, Presiden risau kalau mau menjadi bangsa yang hebat dan maju, masa' mengelola sampah saja tidak bisa," kata Zulhas saat memberi sambutan pada acara Gerakan Pilah Sampah sekaligus pencanangan HUT ke-499 Kota Jakarta di kawasan Rasuna Said, Jakarta, Minggu.
Menurut dia, teknologi untuk pengelolaan sampah sudah begitu banyak dan beragam, namun untuk menggunakan teknologi tersebut sulit diterapkan karena banyaknya aturan.
Ia mengatakan bahwa selama 11 tahun, hanya ada dua proyek pengelolaan sampah menggunakan teknologi terkini yang mendapatkan izin. Dari dua itu, satu tidak bisa jalan dan satunya kadang, jalan terkadang tidak.
Zulhas menyebutkan bahwa kondisi itu dikarenakan rumit dan panjangnya perizinan untuk mendirikan pengolahan sampah.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Kita merumuskan ada aturan yang begitu panjang, kalau menyelesaikan satu persoalan sampah itu terlalu panjang. Karena itu terbitlah Perpres (Peraturan Presiden) No 109 tahun 2025 untuk memangkas perizinan," ujarnya.
Zulhas menambahkan bahwa saat ini Pemerintah sedang menangani permasalahan sampah di 71 kota dari 22 aglomerasi yang darurat persoalan sampah. Bahkan, ada beberapa daerah yang masuk kategori darurat sampah, seperti di Bantargebang, Tangerang Selatan, Bandung, dan sejumlah kota lainnya.
"Yang darurat seperti Bantargebang, Bandung, Tangsel, kita akan selesaikan pada 2028," kata Zulhas.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!