Sekolah Rakyat Sampang Dirancang untuk Menampung 1.000 Orang Siswa
📅 Minggu, 10 Mei 2026, 23:37 WIB | Oleh: Tim PenulisSampang - Menteri Sosial Republik Indonesia (Mensos RI) Saifullah Yusuf mengatakan, gedung Sekolah Rakyat yang kini sedang dibangun pemerintah di Kabupaten Sampang, Jawa Timur dirancang bisa menampung sebanyak 1.000 orang siswa.
"Kabupaten Sampang merupakan satu-satunya kabupaten di Pulau Madura ini yang telah melakukan pembangunan gedung Sekolah Rakyat, karena Pemkab Sampang paling siap menyediakan lahan untuk ditempati Sekolah Rakyat," katanya saat meninjau progres pembangunan gedung itu di Desa Batukarang, Kecamatan Camplong, Sampang, Minggu.
Bangunan Sekolah Rakyat di Desa Batukarang ini seluas 10,4 hektare, lebih luas dari rencana awal yang hanya 6 hektare.
Menurut Mensos, ia sengaja datang secara langsung ke lokasi pembangunan gedung SR itu, untuk memastikan proyek berjalan lancar sesuai target yang telah ditetapkan, yakni pada akhir Juni 2026.
"Dan pada minggu kedua Juli 2026, gedung ini diharapkan sudah bisa digunakan untuk masa pengenalan sekolah," kata 'Gus Ipul' sapaan karib Mensos Ssaifullah Yusuf ini.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ia menjelaskan, Kabupaten Sampang menjadi satu-satunya wilayah di Madura yang memiliki gedung permanen untuk Sekolah Rakyat. Saat ini proses pembangunan gedung tersebut telah mencapai 35 persen.
Sementara itu, tiga kabupaten lainnya, yakni Kabupaten Bangkalan, Pamekasan, dan Sumenep masih dalam tahap sekolah rintisan.
"Direncanakan, untuk tahun pelajaran 2026-2027, siswa Sekolah Rakyat dari empat kabupaten di Madura direncanakan akan "dititipkan" sementara di fasilitas gedung Sampang ini sembari menunggu pembangunan gedung di kabupaten lain selesai pada tahun mendatang," katanya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Kunjungan Mensos RI ke lokasi pembangunan gedung Sekolah Rakyat di Desa Batukarang, Kecamatan Camplong, Sampang itu merupakan lanjutan dari kunjungan kerja ke Pulau Madura.
Sebelum ke Sampang, Mensos terlebih dahulu melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Pamekasan, melakukan pertemuan dengan para pendamping Program Keluarga Harapan dan melakukan pertemuan dengan siswa, dan guru Sekolah Rakyat dari Kabupaten Pamekasan, Sumenep dan Kabupaten Bangkalan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!