Lestari Moerdijat: Pencegahan dan Penegakan Hukum dalam Perlindungan Anak Harus Bersamaan
Jumat, 08 Mei 2026, 20:47 WIBJAKARTA - Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat menegaskan bahwa pencegahan dan penegakan hukum dalam perlindungan anak tidak bisa berjalan sendiri-sendiri, melainkan harus diperkuat secara bersamaan.
Rentetan kasus kekerasan terhadap anak belakangan ini, antara lain terjadi di sebuah daycare di Yogyakarta, dugaan pelecehan seksual terhadap sejumlah santri di sebuah pesantren di Pati, Jawa Tengah, dan kasus lainnya di berbagai daerah di tanah air, menunjukkan belum efektifnya upaya perlindungan yang dilakukan saat ini.Â
âPenguatan pencegahan dan penegakan hukum harus bersamaan. Tidak boleh ada lagi celah bagi praktik kekerasan tersistem terhadap anak,â tegas Rerie, sapaan akrab Lestari, dalam keterangan tertulisnya, Jumat (8/5).Â
Menurut Rerie, sejumlah kegiatan yang berkaitan dengan anak harus segera dievaluasi, untuk memastikan bahwa kegiatan tersebut sudah memiliki sistem pencegahan kekerasan dan perlindungan yang memadai.Â
Rerie yang juga anggota Komisi X DPR RI itu mendorong agar aparat penegak hukum yang menangani kasus kekerasan terhadap anak memahami kebijakan yang mengedepankan perlindungan korban secara menyeluruh.Â
Selain itu, ia meminta pemerintah secara masif mengampanyekan langkah-langkah untuk memutus mata rantai tindak kekerasan tersebut.Â
Rentetan kasus kekerasan terhadap anak yang terjadi saat ini, tegas Rerie, harus menjadi alarm bagi para pemangku kepentingan untuk segera meningkatkan efektivitas setiap kebijakan perlindungan anak yang ada.Â
âSosialisasi dan edukasi hak-hak perempuan dan anak kepada masyarakat juga harus dilakukan secara masif sebagai bagian upaya perlindungan,â ujar Anggota Majelis Tinggi Partai NasDem itu.Â
Dengan penguatan aspek pencegahan dan penegakan hukum yang seimbang, serta political will dari para pemangku kebijakan, Rerie optimistis, Indonesia dapat memutus mata rantai kekerasan terhadap anak secara nasional, demi menciptakan generasi penerus bangsa yang sehat dan berdaya saing di masa datang.Â
Redaktur: Sriyono
Penulis: Sriyono
Berita Terkait:
-
Tol Adalah Jalan Berbayar, Pemberlakuan Ganjil Genap di Gerbang Dipertanyakan
-
Piala Dunia 2026 Dongkrak Omzet Pedagang Jersei di Ternate
-
Peneliti Ungkap Perubahan Iklim Timbulkan Tekanan Ekonomi ke Kelompok Rentan
-
JBL Perbarui Tour Series, Hadirkan Sound Curve Lebih Natural dan Antarmuka Lebih Intuitif
-
Menanti Data Inflasi AS, 25 Juni 2026
-
Pakar Neurologi Ingatkan Bahaya AI Berlebihan Bisa Melemahkan Daya Pikir Manusia
-
Iran Bebaskan Biaya Melintas di Selat Hormuz Selama 60 Hari
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.