• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • Belajar Bisnis Bareng Inar...

Belajar Bisnis Bareng Inarasa Tomyum dan Dimsum di BSD Tangerang

Kamis, 04 Jun 2026, 09:30 WIB

JAKARTA – Sejumlah komunitas pebisnis di Jakarta mengadakan kegiatan Belajar Bisnis Bareng di Inarasa Tomyum and Dimsum di Pasar Modern Intermoda BSD City, Tangerang, Minggu (31/5) sore. Suasana hangat penuh tawa dan ilmu mewarnai acara tersebut.

Acara ini menghadirkan narasumber, pasangan suami-istri inspiratif, Anin dan Rano, yang berani keluar dari zona nyaman korporat Unilever Group untuk membangun usaha kuliner sendiri dari nol.

Ket. Foto: Peserta Belajar Bisnis Bareng di Inarasa dan Tomyum Dimsum di BSD City, Tangerang, Minggu — Sumber: IST

Acara dipandu dua MC, Yossa Setiadi dan Setiawan Djohan, yang membuat suasana cair dan penuh semangat. Para peserta dari berbagai komunitas pebisnis tampak antusias menyimak setiap cerita sukses yang dibagikan.

Salah satu peserta yang menarik perhatian adalah Arief, seorang pensiunan yang datang dengan rasa ingin tahu besar. Baginya, pensiun bukanlah alasan untuk berhenti belajar. "Saya senang sekali bisa mendapatkan insight baru. Ternyata berbisnis itu soal keberanian mengambil keputusan, bukan soal usia," ujarnya.

Hal itu diamini Anin. Ia mengatakan, kewirausahaan adalah perjalanan belajar seumur hidup. Tidak ada kata terlambat untuk memulai, asalkan berani mengambil langkah dan konsisten. “Semua manusia ada (punya) masalahnya, yang membedakan hanyalah keberanian untuk terus melangkah," ujarnya.

Beberapa pandangan motivasi kewirausahaan yang dibagikan Anin dan Rabo dalam kegiatan tersebut antara lain:

1. Tabungan adalah parasut

Sebelum resign (mengundurkan diri) dari pekerjaan sebelumnya, pastikan punya tabungan yang cukup. Jangan lompat tanpa persiapan.

2. Keajaiban dari jaga toko offline

Serius menjaga toko secara langsung membawa berkah tak terduga. Pelanggan merasakan kehadiran pemilik.

3. Bertengkar itu naik level

Bagi pasangan yang berbisnis bersama (couplepreneur), konflik yang dikelola dengan baik justru membuat usaha mereka meningkat.

4. Hire orang yang lebih hebat

Begitu punya uang lebih, rekrut SDM yang levelnya di atas kita. Ini investasi percepatan bisnis.

5. Cashflow positif

Kesehatan mental UMKM – Jaga arus kas tetap sehat. Itu lebih penting daripada omzet besar tapi berutang.

6. Berani bicara dengan manajemen properti

Sebagai penyewa, jangan takut menyampaikan ide atau meminta peluang. Keberanian membuka jalan.

7. Jangan takut belajar sampai ke luar negeri

Ekspansi wawasan tidak kenal usia. Jika belum bisa secara fisik, belajar dari buku, YouTube, atau berdiskusi dengan mereka yang sudah berpengalaman.

Kegiatan ini didukung oleh ekosistem komunitas pebisnis seperti @Billionairemindset.id, TanyaMentor, Matrix Asia, Indostarter, IPSA, Perwanti, Global Alumnus, ICOMMUNITY, PIC, SECI, GFGL, Komaku, Upakara, Kombis, dan Ika BINUS.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Koran Jakarta

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.