Kolaborasi Erat, BI dan Pemprov DKI Dorong Film Jadi Sumber Ekonomi Baru Jakarta

Jumat, 08 Mei 2026, 22:40 WIB

JAKARTA – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Provinsi DKI Jakarta bersama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mempererat sinergi strategis untuk mengembangkan ekonomi kreatif, dengan subsektor perfilman sebagai salah satu sumber pertumbuhan ekonomi baru Jakarta.

Komitmen tersebut ditegaskan dalam pertemuan silaturahmi dan diskusi pengembangan industri perfilman yang dihadiri Kepala KPw BI DKI Jakarta Iwan Setiawan dan Wakil Gubernur DKI Jakarta H. Rano Karno, Jumat (8/5), di Kantor KPw BI DKI Jakarta. Hadir pula Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI Jakarta, jajaran Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta, perwakilan dinas/instansi terkait, serta Ketua Yayasan Ruang Sinema Jakarta.

Ket. Foto: Kepala KPw BI DKI Jakarta Iwan Setiawan (dua dari kiri) dan Wakil Gubernur DKI Jakarta H. Rano Karno (dua dari kanan) bertemu membahas penguatan industri film di Kantor KPw BI DKI Jakarta, Jumat (8/5) — Sumber: istimewa

Iwan Setiawan menyatakan penguatan industri kreatif, termasuk perfilman, membutuhkan kolaborasi erat antara pemerintah, otoritas, komunitas, pelaku industri, dan generasi muda. “KPw BI DKI Jakarta berkomitmen penuh mendukung Pemprov DKI Jakarta mewujudkan visi Jakarta sebagai Kota Sinema dan Kota Global yang berdaya saing. Kami yakin industri perfilman bukan hanya bernilai budaya dan kreativitas, tetapi juga berdampak ekonomi luas lewat penciptaan lapangan kerja, penguatan urban tourism, serta menggerakkan sektor ekonomi lainnya,” ujarnya. Iwan menambahkan, keberhasilan pengembangan ekonomi kreatif di Jakarta diharapkan menjadi model kolaborasi yang bisa direplikasi daerah lain.

Ketua Yayasan Ruang Sinema Jakarta kemudian memaparkan perkembangan Jakarta Youth Film Festival (JYFF) 2026 yang mendapat antusiasme tinggi dari anak muda. Yayasan Ruang Sinema ditunjuk membantu penyelenggaraan JYFF 2026, festival film pendek yang menjadi wadah bagi generasi muda menyalurkan kreativitas, mengasah kompetensi, dan membangun ekosistem ekonomi kreatif yang inovatif, kolaboratif, dan berdaya saing dengan tema “Jakarta Kota Kita”. 

Hingga akhir April 2026, Lensa Kompetisi Pelajar dan Mahasiswa telah menerima 178 film, sementara Jakarta Film Fund mencatat 64 proposal film pendek. Capaian ini menunjukkan tumbuhnya ekosistem perfilman dan besarnya potensi talenta kreatif muda Jakarta yang perlu terus didukung lintas sektor.

Bangun ekosistem

Wakil Gubernur DKI Jakarta H. Rano Karno mengapresiasi dukungan aktif dan kolaborasi KPw BI DKI Jakarta dalam pengembangan industri kreatif, khususnya perfilman. Menurutnya, sinergi ini mencerminkan komitmen bersama membangun ekosistem perfilman yang kuat, kompetitif, dan berkelanjutan. 

“Kami berterima kasih dan mengapresiasi KPw BI DKI Jakarta sebagai mitra strategis utama Pemprov DKI Jakarta dalam mendukung industri kreatif, khususnya perfilman. Kolaborasi ini langkah nyata menghadirkan ruang kreatif bagi generasi muda sekaligus mendorong lahirnya sumber ekonomi baru yang memperkuat daya saing Jakarta sebagai kota global,” kata Rano Karno.

Ke depan, KPw BI DKI Jakarta dan Pemprov DKI Jakarta akan terus memperkuat sinergi dan memperluas kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan. Langkah ini untuk mendukung ekonomi kreatif yang inklusif dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat peran subsektor perfilman sebagai penggerak pertumbuhan ekonomi baru Indonesia.

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Erik, Fredrikus Wolgabrink Sabini

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.