Mourinho Mulai Menyusun Ulang Kekuatan Madrid

Selasa, 11 Agu 2026, 06:38 WIB

MADRID - Pramusim yang dijalani Real Madrid menjelang kompetisi 2026-2027 bukan sekadar ajang pemanasan. Perlahan, gambaran proyek Jose Mourinho mulai terlihat. Pelatih asal Portugal itu tampaknya ingin melakukan perubahan besar terhadap struktur skuad Los Blancos, termasuk memangkas jumlah pemain hingga hanya sekitar 20 orang.

Petunjuk tersebut muncul setelah Real Madrid kembali menjalani laga uji coba menghadapi Ferencváros. Mourinho terlihat mulai menguji komposisi tim yang akan menjadi fondasi utamanya musim ini. Dengan prinsip memiliki dua pemain untuk hampir setiap posisi, persaingan di dalam skuad dipastikan berlangsung ketat.

Ket. Foto: Pelatih Real Madrid, Jose Mourinho, saat pertandingan pramusim antara Ferencvaros lawan Madrid di Budapest, Hongaria pada 8 Agustus 2026. Madrid pada 6 Agustus 2026 mengumumkan kontrak baru enam tahun untuk penyerang bintang Vinicius Junior dan perekrutan sensasi remaja Yan Diomande. — Sumber: ATTILA KISBENEDEK/AFP

“Saya tidak membutuhkan skuad yang terlalu besar. Saya membutuhkan pemain yang siap, kompetitif, dan memahami apa yang harus dilakukan ketika berada di lapangan,” ujar Mourinho dalam pendekatan yang selama ini menjadi ciri khasnya.

Di bawah mistar, Thibaut Courtois masih menjadi pilihan utama dengan Andriy Lunin sebagai pelapis. Persaingan di sektor bek sayap bahkan lebih sengit. Marc Cucurella, Álvaro Carreras, Denzel Dumfries, Trent Alexander-Arnold dan Ferland Mendy harus berebut tempat dalam skema Mourinho.

Kondisi lebih rumit terjadi di posisi bek tengah. Setelah kedatangan Ibrahima Konaté, Raúl Asencio berpotensi menjadi bek tengah kelima. Situasi itu bisa membuat kesempatan bermainnya menurun drastis dan membuka kemungkinan bagi sang pemain untuk mempertimbangkan hengkang apabila tidak mendapatkan jaminan menit bermain.

Persaingan sengit juga terjadi di lini tengah. Aurélien Tchouaméni, Federico Valverde, Bernardo Silva, Eduardo Camavinga dan Thiago menjadi opsi untuk mengisi dua posisi gelandang dalam skema double pivot. Banyaknya pilihan memberikan Mourinho fleksibilitas taktik, tetapi sekaligus memaksanya mengambil keputusan sulit.

Tidak semua pemain akan mendapatkan menit bermain yang sama. Di depan dua gelandang tersebut, Jude Bellingham dan Arda Güler menjadi kandidat utama untuk menjalankan peran kreatif. “Saya selalu mengatakan bahwa kualitas saja tidak cukup. Pemain harus menunjukkan bahwa mereka layak bermain. Di tim besar, persaingan adalah bagian dari pekerjaan,” ujar Mourinho.

Sektor serangan bahkan menawarkan pilihan yang lebih beragam. Vinicius Jr diperkirakan menjadi pilihan utama di sisi kiri. Sedangkan Rodrygo dapat kembali ke posisi favoritnya setelah pulih sepenuhnya dari cedera.

Di sayap kanan, Yan Diomande dan Brahim Díaz bersaing memperebutkan menit bermain. Endrick serta Valverde juga dapat dimainkan dalam situasi tertentu. Sementara itu, Kylian Mbappé tetap menjadi tumpuan utama di posisi penyerang tengah, dengan Gonzalo Espí dan Endrick sebagai alternatif. ben/G-1

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.