Pendiri Amazon Jeff Bezos Dikabarkan Segera Beli Sepertiga Saham Liverpool

Selasa, 11 Agu 2026, 06:30 WIB

LIVERPOOL - Pendiri Amazon Jeff Bezos disebut berada di ambang kesepakatan untuk membeli sekitar sepertiga saham Liverpool. Konsorsium investor yang juga melibatkan salah satu pendiri Facebook, Eduardo Saverin, dikabarkan siap menggelontorkan dana berdasarkan valuasi klub sekitar 4,4 miliar pound atau 127 triliun rupiah.

Bezos disebut menjadi bagian dari konsorsium investor yang sedang mendekati kesepakatan untuk membeli sekitar sepertiga saham Liverpool, demikian laporan sejumlah media pada Senin (10/8).

Ket. Foto: Jeff Bezos dan bendera Liverpool. — Sumber: istimewa

Jika kesepakatan terealisasi, investasi tersebut akan menilai Liverpool sekitar 4,4 miliar pound. Angka tersebut menjadikan transaksi ini salah satu valuasi terbesar yang pernah dicapai sebuah klub sepak bola.

Konsorsium investor tersebut juga disebut melibatkan Eduardo Saverin, salah satu pendiri Facebook.

Sky News melaporkan kelompok investor itu dipimpin Amit Bhatia, menantu taipan baja Lakshmi Mittal. Bhatia bukan sosok baru dalam sepak bola Inggris. Ia pernah menjadi salah satu pemegang saham Queens Park Rangers, klub yang saat ini berkompetisi di Championship.

Kesepakatan bahkan disebut berpotensi diumumkan Fenway Sports Group (FSG), pemilik Liverpool, paling cepat pekan ini.

Namun, hingga kini Liverpool maupun FSG belum memberikan komentar resmi mengenai laporan tersebut.

FSG membeli Liverpool pada 2010 dan selama beberapa tahun terakhir memang membuka peluang masuknya investor eksternal.

Meski demikian, strategi FSG bukan melepas kendali atas klub, melainkan mencari tambahan modal sambil tetap mempertahankan posisi sebagai pemegang kontrol.

Jika transaksi dengan konsorsium Bezos terealisasi sesuai valuasi yang dilaporkan, FSG tetap berpotensi menjadi pemegang kendali Liverpool.

Kesepakatan tersebut sekaligus memperlihatkan betapa pesatnya peningkatan nilai Liverpool selama 16 tahun di bawah kepemilikan FSG.

Ketika FSG mengambil alih klub pada 2010, Liverpool berada dalam situasi finansial dan olahraga yang jauh berbeda.

Kini, klub tersebut menjadi salah satu aset paling bernilai dalam industri sepak bola global.

Popularitas Liverpool, pendapatan komersial, kesuksesan di Premier League dan Liga Champions, serta kekuatan merek klub di berbagai belahan dunia menjadi faktor penting yang meningkatkan nilai ekonominya.

Keterlibatan Bezos akan menjadi tambahan menarik dalam ekosistem olahraga elite dunia.

Pendiri Amazon tersebut memiliki kekayaan yang membuatnya mampu melakukan investasi dalam skala sangat besar. Namun, jika kesepakatan Liverpool terwujud, Bezos tidak akan menjadi pemilik tunggal klub.

Ia akan bergabung dalam konsorsium bersama sejumlah investor lain, termasuk Saverin dan Bhatia.

Bagi Liverpool, kehadiran investor seperti Bezos berpotensi memberikan akses lebih luas terhadap jaringan bisnis, teknologi, pemasaran, dan pasar global.

Namun, struktur pengelolaan klub diperkirakan tidak berubah secara fundamental selama FSG tetap mempertahankan kendali.

Potensi masuknya investor baru datang ketika Liverpool sedang memasuki periode transisi.

The Reds memenangkan gelar Premier League pada 2025, tetapi setelah itu harus menghadapi sejumlah perubahan besar.

Pelatih Arne Slot telah meninggalkan klub, sementara penyerang produktif Mohamed Salah juga pergi setelah menjadi salah satu pemain paling penting dalam era modern Liverpool.

Perubahan lain terjadi di tingkat manajemen.

Michael Edwards, sosok yang banyak dipuji karena perannya dalam membangun skuad yang membawa Liverpool meraih gelar liga Inggris pada 2020 setelah penantian 30 tahun, meninggalkan posisi sebagai CEO sepak bola FSG pada Juli.

Kondisi tersebut membuat potensi investasi baru menjadi semakin menarik.

Liverpool tidak hanya sedang memasuki fase perubahan di lapangan, tetapi juga berpotensi mengalami evolusi dalam struktur bisnis dan kepemilikan saham.

Jika laporan tersebut terbukti benar, valuasi 4,4 miliar pound akan menempatkan Liverpool di jajaran klub sepak bola dengan nilai tertinggi di dunia.

Yang menarik, FSG tidak harus kehilangan kendali untuk mendapatkan keuntungan dari peningkatan valuasi tersebut.

Dengan menjual sebagian saham kepada konsorsium investor, FSG dapat memperoleh suntikan modal sekaligus mempertahankan kendali strategis atas klub.

Bagi Bezos dan para investor, transaksi tersebut memberikan kesempatan memiliki saham di salah satu merek olahraga paling terkenal di dunia.

Bagi Liverpool, masuknya investor baru dapat membuka peluang ekspansi komersial lebih jauh.

Namun, hingga pengumuman resmi dibuat, seluruh detail mengenai nilai investasi, struktur kepemilikan, dan hak konsorsium masih menunggu konfirmasi.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.