Iran Tidak akan mengizinkan Prancis dan Oman untuk Membersihkan Ranjau di Selat Hormuz

Selasa, 30 Jun 2026, 00:50 WIB

TEHERAN - Wakil Menteri Luar Negeri Iran, Kasem Gharibabadi, mengatakan bahwa penyingkiran ranjau di Selat Hormuz sepenuhnya merupakan tanggung jawab Iran dan negara itu tidak akan mengizinkan negara lain untuk bergabung dalam upaya tersebut.

Dari Al Jazeera, Prancis dan Oman mengumumkan rencana pada hari Jumat untuk bekerja sama dengan mitra mereka dalam membersihkan ranjau dari Selat Hormuz dan bekerja sama untuk meredakan ketegangan, kata Presiden Macron.

Ket. Foto: Presiden Prancis Emmanuel Macron (kiri) menyambut Sultan Oman Haitham bin Tarik menjelang pertemuan di Istana Kepresidenan Elysee di Paris pada 29 Juni 2026 — Sumber: Istimewa

Sebagai tanggapan, Gharibabadi mengatakan bahwa warga Iran “pada dasarnya tidak mengizinkan hal semacam itu”.

“Situasinya sensitif dan kompleks. Kami sangat menyarankan Prancis untuk tidak memperumitnya lebih lanjut dengan provokasi mereka.”

Sebelumnya, Presiden Prancis Emmanuel Macron,  mengatakan, Prancis dan Oman akan bekerja sama dengan mitra mereka dalam membersihkan ranjau dari Selat Hormuz. 

“Kami telah memutuskan untuk berkolaborasi, bersama dengan mitra kami, dalam membersihkan ranjau dari Selat Hormuz untuk mengamankan jalur maritim dan menjamin lalu lintas bebas dan tanpa syarat melalui Selat Hormuz,” tulis Macron di media sosial setelah bertemu dengan Sultan Oman Haitham bin Tariq Al Said di Istana Elysee.

  • Penutupan Selat Hormuz

Redaktur: Selocahyo Basoeki Utomo S

Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.