• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • IDAI Sebut Virus Hanta Buk...

IDAI Sebut Virus Hanta Bukan Virus Baru, Ini Cara Mencegah Penularannya

Jumat, 08 Mei 2026, 18:30 WIB

Jakarta - Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) menyebut virus hanta bukanlah virus baru dan penularannya dapat dicegah melalui penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

“Sebagai masyarakat, sebagai orang tua, jangan panik dulu karena belum tentu juga apa yang terjadi itu (virus) bisa menularnya seperti COVID-19,” kata Ketua Umum PP IDAI DR Dr Piprim Basarah Yanuarso, Sp. A, Subsp. Kardio (K) dalam diskusi daring di Jakarta, Jumat (8/5).

Ket. Foto: Ketua Pengurus Pusat Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Piprim Basarah Yanuarso saat memberikan keterangan dalam wawancara eksklusif bersama ANTARA di Rumah Vaksinasi, Jakarta Timur, pada Selasa (28/4). — Sumber: Antara

Piprim menyampaikan bahwa virus hanta berasal dari hewan perekat seperti tikus dengan penularan antarmanusia hanya dapat terjadi jika melakukan kontak erat yang berkepanjangan dengan pihak yang tertular.

Sifat dari virus itu pun dinyatakan berbeda dengan COVID-19 yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 cara penularannya melalui percikan pernapasan (droplets).

Meski demikian, belum ada vaksin yang dapat melindungi masyarakat dari virus hanta.

“Jadi memang kuncinya ada di perilaku hidup bersih dan sehat. Rajin cuci tangan, higienis dan sanitasi,” ucap dia.

Piprim menyebut penerapan PHBS juga mencakup menjaga lingkungan, utamanya tempat penyimpanan makanan, tetap bersih dan terbebas dari tikus.

Menurut dia, dengan terangkatnya isu virus hanta dapat dijadikan sebagai momentum untuk mengingatkan kembali masyarakat terkait penerapan hidup yang bersih.

Pakar infeksi penyakit tropik IDAI Prof. Dr. Dominicus Husada, dr., DTM&H., MCTM(TP)., Sp.A., Subsp.IPT., CTH menambahkan bahwa sampai saat ini Indonesia belum pernah melaporkan adanya penularan virus hanta jenis Andes yang ramai dikaitkan dengan kapal pesiar MV Hondius.

Guru Besar Bidang Ilmu PD3I Kedokteran Universitas Airlangga itu mengatakan virus hanta jenis Andes sampai sekarang diketahui baru menyebar di kawasan Amerika Selatan, Argentina, dan Chili.

Meski demikian, dia berharap masyarakat dapat tetap menjaga kebersihan seperti rajin membersihkan kotoran dan kencing tikus menggunakan desinfektan, dan menghindari daerah berdebu yang berisiko menjadi sarang tikus.

“Tetap kuncinya adalah menjaga kebersihan masing-masing melalui perilaku hidup bersih dan sehat. Tidak ada keraguan-keraguan dalam kondisi apa pun, terhadap penyakit apa pun,” kata dia.

  • Hantavirus

Redaktur: Andes Tanjung

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.