Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Lebak Diterjang Bencana Tanah Longsor

📅 Jumat, 01 Mei 2026, 07:23 WIB | Oleh:
Lebak Diterjang Bencana Tanah Longsor Doc: ist
Ket. longsor

LEBAK – Bencana alam menimpa sejumlah area sawah dan lahan milik warga Lebak, Banten, saat terjadi tanah longsor akibat hujan deras. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak, Banten, menyebutkan areal persawahan dan kebun milik masyarakat terdampak bencana longsor akibat cuaca ekstrem yang ditandai curah hujan lebat disertai kencang di daerah itu.

"Bencana longsor terjadi Rabu (28/4) malam di Desa Cibarani, Kecamatan Cirinten, pedalaman Lebak dan kejadian itu tidak ada laporan korban jiwa," kata Kepala BPBD Kabupaten Lebak Sukanta di Lebak, Kamis.

Peristiwa bencana longsor tersebut mengakibatkan sembilan petak sawah dan tiga kebun milik masyarakat setempat mengalami kerusakan. Diperkirakan sekitar tiga hektare areal persawahan dan kebun milik warga yang terdampak bencana longsor.

Oleh karenanya BPBD mengingatkan masyarakat yang tinggal di daerah dataran tinggi, seperti perbukitan, agar mewaspadai potensi bencana longsor susulan.

Berdasarkan laporan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), kata dia,  curah hujan lebat disertai petir dan angin kencang masih berpeluang dalam beberapa hari ke depan.

"Kami minta warga yang tinggal di daerah rawan bencana alam jika terjadi cuaca ekstrem, sebaiknya mengungsi ke lokasi yang lebih aman," kata Sukanta.

Menurut dia, BPBD Lebak menerjunkan tim percepatan penanggulangan bencana alam ke lokasi untuk meninjau longsoran di Desa Cibarani setinggi 50 meter.

Kebanyakan masyarakat di daerah itu tinggal di perbukitan, karena berdekatan dengan kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS).

Dengan demikian pihaknya mengingatkan masyarakat setempat, terutama pada malam hari bila cuaca ekstrem, berlangsung mengungsi ke tempat lebih aman.

"Peringatan imbauan itu untuk mengurangi risiko kebencanaan agar tidak menimbulkan korban jiwa," kata Sukanta.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Daerah
Produk UMKM Dipromosikan Le...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.