Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemkot Jaktim Bantu Akses Pendidikan 297 Warga Lewat Pemutihan Ijazah

📅 Rabu, 06 Mei 2026, 16:25 WIB | Oleh:
Pemkot Jaktim Bantu Akses Pendidikan 297 Warga Lewat Pemutihan Ijazah Doc: ANTARA/HO-Pemerintah Kota Jakarta Timur
Ket. Pemkot Jaktim bersama Baznas Bazis membantu akses pendidikan kepada 297 warga melalui program pemutihan ijazah di Ruang Pola Sri Gunting, Lantai 2 Blok A Kantor Wali Kota, Selasa (5/5).

JAKARTA -- Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Timur (Jaktim) bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas Bazis) membantu akses pendidikan kepada 297 warga penerima manfaat melalui program pemutihan ijazah 2026.

"Program pemutihan ijazah 2026 kepada 297 warga penerima manfaat ini menyasar masyarakat yang mengalami kendala dalam memperoleh ijazah akibat keterbatasan ekonomi," kata Wali Kota Jakarta Timur Munjirin di Kantor Walikota Jakarta Timur, Rabu.

Menurut Munjirin, kondisi tersebut selama ini menjadi penghambat bagi sebagian warga untuk melanjutkan pendidikan maupun memasuki dunia kerja formal.

Apalagi, pendidikan memiliki peran penting dalam membangun masa depan individu maupun masyarakat secara luas.

Selain itu, Munjirin mengatakan pendidikan tidak hanya menjadi sarana memperoleh pengetahuan, tetapi juga membuka peluang, meningkatkan taraf hidup dan memutus mata rantai kemiskinan.

"Pendidikan adalah kunci utama. Dengan pendidikan, masyarakat memiliki kesempatan untuk berkembang dan meningkatkan kesejahteraan hidupnya," ujar Munjirin.

Dia juga menyoroti pentingnya keberadaan ijazah sebagai dokumen yang memiliki nilai strategis bagi masa depan seseorang.

Tertahannya ijazah, kata Munjirin, bukan sekadar persoalan administratif, melainkan berdampak langsung pada terbatasnya akses terhadap peluang pendidikan lanjutan dan pekerjaan yang layak.

"Ijazah bukan sekadar dokumen, melainkan simbol harapan dan peluang. Ketika ijazah tertahan, maka yang ikut tertahan adalah kesempatan untuk melanjutkan pendidikan, memperoleh pekerjaan yang layak, dan meningkatkan kesejahteraan," jelas Munjirin.

Adapun momentum penyerahan bantuan ini bertepatan dengan peringatan Hari Pendidikan Nasional 2026.

Hal ini menjadi pengingat bahwa pendidikan merupakan hak setiap warga negara tanpa terkecuali.

Namun, realitas di lapangan menunjukkan masih ada masyarakat yang belum dapat mengakses hak tersebut secara penuh, salah satunya karena terkendala pengambilan ijazah akibat kewajiban administratif yang belum terselesaikan.

Program pemutihan ijazah yang diinisiasi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bersama Baznas Bazis dinilai bentuk nyata keberpihakan kepada masyarakat kurang mampu.

Tidak hanya menyelesaikan persoalan administratif, program ini juga menjadi langkah strategis dalam membuka kembali akses pendidikan dan masa depan bagi para penerima manfaat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Pejabat Nge-gim Saat Jam Kerja Sangat Tidak Pantas

25 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Pejabat Nge-gim Saat Jam Ke...

Harga Cabai Rawit Rp73.500/Kg, Telur Ayam Rp29.700/Kg

52 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp73.500/...
Megapolitan
Pemkot Jakarta Timur Perbai...
Nasional
PT Pertamina Patra Niaga Do...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
BMKG: 8 Wilayah di Sulawesi Utara Masih Siaga Tsunami Usai Gempa M7,7

BMKG: 8 Wilayah di Sulawesi Utara Masih Siaga Tsunami Usai Gempa M7,7

08 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
# 7
Ratifikasi IEU-CEPA Dorong Daya Saing
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.