- Home
-
- Luar Negeri
-
- Komisi Eropa Nilai Dunia s...
Komisi Eropa Nilai Dunia saat Ini Hadapi Krisis Energi Terparah sepanjang Sejarah
Rabu, 06 Mei 2026, 13:03 WIBMOSKWA - Dunia menghadapi krisis energi paling serius dalam sejarah global akibat konflik di Timur Tengah, kata seorang pejabat Komisi Eropa pada Selasa (5/5).
"Dunia menghadapi apa yang bisa disebut sebagai krisis energi terparah yang pernah ada â salah satu yang menguji ketahanan ekonomi, masyarakat, dan kemitraan kita," kata Komisaris Eropa untuk Energi dan Perumahan Dan Jorgensen dalam konferensi pers di Brussels, Belgia.
Mantan menteri pertanian Denmark itu mengatakan negara-negara Uni Eropa (UE) telah mengeluarkan dana 30 miliar euro (sekitar Rp611 triliun) untuk impor bahan bakar minyak sejak konflik di Timur Tengah dimulai, tanpa memperoleh tambahan pasokan.
Pada 13 April, Angkatan Laut AS mulai memblokade lalu lintas maritim yang masuk dan keluar dari pelabuhan Iran di kedua sisi Selat Hormuz.
Selat tersebut menyumbang sekitar 20 persen pasokan minyak, produk minyak bumi, dan gas alam cair (LNG) dunia.
AS menyatakan kapal non-Iran tetap dapat melintasi Selat Hormuz selama tidak membayar pungutan kepada Teheran.
- krisis energi
- Komisi Eropa
- Terparah Sepanjang Sejarah
Redaktur: Sriyono
Penulis: Sriyono
Berita Terkait:
-
Liga Champions: Arsenal Bertahan di Tengah Tekanan, Tahan Sporting dan Melaju ke Semifinal
-
Dibangun Anak Bangsa, KRISTAInterFOOD Perkuat Posisinya sebagai Platform Industri F&B Indonesia Selama 27 Tahun
-
Misi Artemis II Berakhir, NASA Siaga Sambut 4 Astronot di Samudra Pasifik
-
Laris Manis Hadirkan Layanan Roya dan Waris Cuma 5 Menit di Kabupaten Tangerang
-
Gaji ke-13 ASN Disinyalir Cair Juni 2026, Ini Komponen dan Rinciannya
-
Konflik Timur Tengah dapat Picu Ambisi Energi Nuklir di Asia Tenggara
-
Pemanfaatan Rooftop di Kelurahan Tangki untuk Pertanian Perkotaan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.