Pemkot Bandung Siap Tanggung Subsidi 42 Persen BRT Cekungan Bandung

Kamis, 23 Jul 2026, 03:05 WIB

BANDUNG - Pemerintah Kota Bandung siap menanggung hingga 42 persen subsidi atau Public Service Obligation (PSO) Bus Rapid Transit (BRT) Cekungan Bandung sebagai upaya menjaga tarif layanan tetap terjangkau bagi masyarakat.

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan di Bandung, Rabu, mengatakan porsi subsidi tersebut dinilai proporsional karena Kota Bandung menjadi wilayah yang paling banyak memanfaatkan layanan transportasi massal tersebut.

Ket. Foto: Wali Kota Bandung Muhammad Farhan memberikan keterangan di sela peresmian proyek BRT Cekungan Bandung di Terminal Leuwipanjang Bandung, Rabu (22/7). — Sumber: ANTARA/HO-Pemkot Bandung

Menurut Farhan, Pemerintah Kota Bandung telah menyiapkan alokasi anggaran sebesar 36 persen pada tahun pertama operasional dan meningkat menjadi 42 persen pada tahun kedua.

Ia mengatakan pemerintah daerah juga berupaya agar tarif BRT dapat ditetapkan sekitar Rp7.000 atau lebih rendah dibanding tarif angkutan kota di Bandung yang saat ini sekitar Rp10.000.

Farhan menilai tarif yang lebih terjangkau akan memperluas akses masyarakat terhadap layanan transportasi publik.

Selain pembiayaan daerah, Pemerintah Kota Bandung juga mendorong keterlibatan investor swasta untuk mengembangkan fasilitas penunjang di sepanjang koridor BRT, termasuk pembangunan gedung parkir.

Menurut Farhan, pengembangan fasilitas tersebut diharapkan mendukung integrasi layanan transportasi publik sekaligus membuka peluang investasi baru di Kota Bandung.

  • pemkot bandung
  • muhammad farhan
  • brt cekungan bandung
  • subsidi brt
  • tarif brt bandung

Redaktur: alfred

Penulis: Alfred, Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.