Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kemenhaj Prioritaskan Ahli Waris Calon Haji Wafat Berangkat Tahun 2027

📅 Rabu, 06 Mei 2026, 14:15 WIB | Oleh:
Kemenhaj Prioritaskan Ahli Waris Calon Haji Wafat Berangkat Tahun 2027 Doc: antara foto
Ket. Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji (Kemenhaj) Sulawesi Selatan (Sulsel) Ikbal Ismail

MAKASSAR - Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji (Kemenhaj) Sulawesi Selatan (Sulsel) Ikbal Ismail telah berkoordinasi dengan Kanwil Kemenhaj Sulbar untuk memproses ahli waris dari calon haji yang wafat sebelum pemberangkatan ke Tanah Suci agar masuk porsi 2027.

"Kami atas nama Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Makassar turut berduka atas berpulangnya salah seorang calon haji asal Sulbar Syamsuddin Puang Launang (56), yang wafat sebelum pemberangkatan," ujarnya di Makassar, Rabu (6/5).

Ikbal Ismail yang juga Ketua PPIH Embarkasi Makassar itu mengaku ahli waris dari calon haji Syamsuddin Puang Launang akan mendapatkan prioritas berangkat haji pada musim haji 1448 Hijriah/2027 Masehi.

Ia mengatakan jika seorang calon haji yang meninggal sebelum pemberangkatan itu tetap menjadi prioritas, apalagi pihak Kemenhaj Sulbar juga telah merespons hal tersebut.

"Kuota hajinya tidak hangus, ada skema penggantian dan insya Allah untuk tahun depan digantikan oleh ahli warisnya," katanya.

Sebelumnya, Syamsuddin Puang Launang yang masuk dalam rombongan kelompok terbang (kloter) 19 itu menempuh perjalanan cukup jauh dari Provinsi Sulbar ke Sulsel melalui jalur darat dan diterima langsung di Aula Mina, Asrama Haji Sudiang Makassar, Senin (4/5).

Setelah prosesi penerimaan dan pemeriksaan berkas serta kesehatan, jamaah calon haji (JCH) kemudian diantar ke kamarnya masing-masing untuk beristirahat.

Namun, pada malam harinya, calon haji Syamsuddin Puang Launang mengalami sesak nafas dan diberikan tindakan medis oleh tim kesehatan asrama haji.

"Kondisinya tidak membaik, sehingga dirujuk ke RSUP Wahidin Sudirohusodo. Setelah ditangani oleh tim kesehatan, kondisinya semakin menurun dan akhirnya meninggal dunia keesokan harinya, Selasa (5/5). Keluarga almarhum yang mengantar juga langsung membawanya pulang ke Sulbar," ucapnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Rupiah Tembus Rp18.000 per ...

PIN SPMB Belum Masuk? Ini Penyebab dan Cara Ceknya

46 menit yang lalu | Andes Tanjung

Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Nasional
SBY: Kepercayaan Publik Jad...
Megapolitan
DKI Perluas Pelatihan Kerja...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.