Trump Umumkan Misi Kapal di Teluk, Iran Keluarkan Peringatan Keras
📅 Selasa, 05 Mei 2026, 01:00 WIB | Oleh: Tim RedaksiData dari perusahaan intelijen maritim AXSMarine menunjukkan masih terdapat ratusan kapal komersial yang terpantau beroperasi di kawasan Teluk, meski jumlahnya mengalami penurunan dibandingkan periode awal ketegangan.
Di sisi lain, sejumlah negara Eropa menyerukan agar jalur pelayaran di Selat Hormuz tetap terbuka melalui pendekatan diplomatik. Menteri Luar Negeri Jerman Johann Wadephul menekankan pentingnya penyelesaian damai dan transparansi dalam isu keamanan kawasan.
Presiden Prancis Emmanuel Macron juga menyampaikan pentingnya koordinasi internasional untuk memastikan jalur pelayaran tetap dapat digunakan secara aman dan stabil.
Harga minyak global saat ini masih berada di atas level sebelum ketegangan meningkat, dipengaruhi oleh kekhawatiran terhadap potensi gangguan pasokan energi dari kawasan tersebut.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sejumlah pengamat menilai situasi di Selat Hormuz masih berada dalam kondisi sensitif, dengan peluang diplomasi yang tetap terbuka di tengah peningkatan aktivitas militer dan keamanan di lapangan. Perkembangan ke depan diperkirakan sangat bergantung pada keberlanjutan dialog antara pihak-pihak terkait.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!