Liverpool Terpuruk, Van Dijk Tegaskan Standar Klub Tak Terpenuhi
📅 Selasa, 05 Mei 2026, 05:00 WIB | Oleh: Benny Mudesta PutraLONDON — Kapten Liverpool, Virgil van Dijk, melontarkan kritik tajam terhadap performa timnya musim ini yang ia nilai “tidak bisa diterima”, menyusul kekalahan 2-3 dari Manchester United dalam lanjutan Liga Inggris, Senin (4/5) dini hari WIB.
Hasil tersebut menjadi pukulan bagi Liverpool dalam perburuan tiket ke Liga Champions. Kekalahan dari rival abadi membuat The Reds tertahan di peringkat keempat klasemen, dengan tekanan besar menjelang tiga laga tersisa musim ini.
Tim asuhan Arne Slot yang musim lalu tampil sebagai juara, harus menghadapi kenyataan pahit setelah menjalani musim yang jauh dari ekspektasi. Hingga kini, Liverpool telah menelan 18 kekalahan di semua kompetisi, memaksa mereka berjuang keras sekadar untuk mengamankan posisi lima besar.
Liverpool masih membutuhkan empat poin dari tiga pertandingan terakhir untuk memastikan tempat di kompetisi elite Eropa musim depan. Namun, situasi semakin sulit setelah absennya sejumlah pemain kunci seperti Mohamed Salah, Hugo Ekitike, dan Alexander Isak, serta dua penjaga gawang akibat cedera.
Meski demikian, Van Dijk menolak menjadikan krisis cedera sebagai alasan. “Saya tidak di sini untuk mencari alasan. Ini musim yang sangat mengecewakan, musim yang tidak bisa diterima bagi kami, dan itu berat,” tegasnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ia menekankan pentingnya respons cepat dari tim. “Kami tidak boleh merasa kasihan pada diri sendiri. Kami harus bekerja, membalikkan situasi, dan memastikan musim depan hal seperti ini tidak terjadi lagi. Ini bukan Liverpool yang seharusnya.”
Van Dijk juga menanggapi kritik terkait aktivitas para pemain di luar lapangan, setelah beberapa di antaranya terlihat bepergian ke luar negeri menjelang laga kontra United.
“Saya tidak menganggap itu liburan, lebih seperti perjalanan singkat ke kota lain,” ujarnya. “Jika ada satu hari libur, para pemain berhak memutuskan apa yang ingin mereka lakukan bersama keluarga. Kami bukan anak-anak, semua orang di sini profesional.”
Sebaiknya Anda baca juga:
Ia bahkan menilai waktu istirahat justru bisa menjadi faktor positif jika dikelola dengan tepat. Van Dijk mencontohkan pendekatan Pep Guardiola bersama Manchester City yang tetap meraih hasil baik meski memberi waktu libur kepada pemain.
“Semua tentang keseimbangan. Terkadang justru kami butuh lebih banyak waktu istirahat,” tambahnya.
Di tengah tekanan terhadap Slot yang gagal menjaga Liverpool dalam persaingan gelar, Van Dijk menegaskan tekadnya untuk mengembalikan klub ke jalur kesuksesan. Sebagai pemain yang pernah meraih gelar Liga Inggris dan Liga Champions bersama Liverpool, ia menuntut standar yang lebih tinggi.
“Konsistensi adalah hal tersulit, tetapi itu kunci untuk meraih hasil dan kesuksesan. Kami harus menemukannya kembali,” ujar Van Dijk. “Musim depan, kami tidak boleh mengulangi ini. Ini tidak bisa diterima.”
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!