Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dispernakan Bandung Barat Kerahkan 61 Petugas Periksa Hewan Kurban

📅 Senin, 04 Mei 2026, 16:56 WIB | Oleh:
Dispernakan Bandung Barat Kerahkan 61 Petugas Periksa Hewan Kurban Doc: ANTARA/Ilham Nugraha.
Ket. Ilustrasi - Seorang pedagang sedang memberikan makan kepada salah satu hewan kurban.

BANDUNG BARAT -- Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat, mengerahkan 61 petugas untuk memeriksa kesehatan hewan kurban di 270 titik lapak penjualan menjelang Idul Adha 2026.

Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan KBB, Wiwin Aprianti, mengatakan bahwa pemeriksaan dijadwalkan di seluruh wilayah Kabupaten Bandung Barat guna memastikan keamanan hewan kurban bagi masyarakat.

“Kami menurunkan 61 petugas untuk pemeriksaan 270 lapak yang berlangsung pada 11 hingga 26 Mei 2026 sebagai upaya kami untuk menjamin kesehatan hewan kurban sekaligus memastikan keamanan pangan bagi masyarakat,” ujarnya di Bandung Barat, Senin.

Dirinya mengatakan bahwa pemeriksaan dilakukan dalam bentuk pemeriksaan fisik serta sosialisasi kepada pedagang dan masyarakat terkait tata cara pemasukan ternak, kelengkapan dokumen, serta kriteria hewan yang layak dikurbankan

Ia juga merinci bahwa petugas yang diterjunkan terdiri dari 33 personel internal dinas dan 28 mahasiswa program koas serta Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Padjadjaran.

Dalam pengawasan tersebut, Dispernakan KBB mewajibkan setiap hewan kurban dilengkapi dokumen resmi seperti Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH), Sertifikat Veteriner untuk antar daerah, serta Sertifikat Karantina Hewan untuk antar wilayah karantina.

“Kami berharap seluruh rangkaian pemeriksaan berjalan lancar sehingga masyarakat dapat memilih hewan kurban yang sehat, aman, dan laik konsumsi,” katanya.

Selain itu, pedagang dan peternak juga diminta menerapkan biosecurity secara ketat, seperti mengisolasi hewan baru minimal 14 hari, menjaga kebersihan kandang, serta memisahkan hewan sakit dari hewan sehat.

Adapun jumlah hewan kurban yang diperkirakan akan diperiksa tahun ini mencapai 11.944 ekor. Angka tersebut meningkat 2 persen dibanding tahun 2025 yang tercatat sebanyak 11.710 ekor.

“Kalau jumlah hewan yang diperiksa tahun 2026 diprediksi akan naik 2 persen dari tahun 2025 menjadi berjumlah 11.944 ekor. Jumlah lapak penjualan hewan kurban yang akan diperiksa sebanyak 270 lapak sesuai dengan data lapak penjualan hewan kurban tahun 2025,” ujarnya.

Kebutuhan hewan kurban di Bandung Barat dipenuhi dari peternak lokal maupun pasokan dari luar daerah, seperti Jawa Timur, Jawa Tengah, Yogyakarta, serta sejumlah kabupaten dan kota di Jawa Barat.

Tahun lalu, hasil pemeriksaan ante mortem mencatat 5.063 ekor sapi, 6.269 ekor domba, 366 ekor kambing, dan 12 ekor kerbau.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Perkuat Daya Saing di Tengah Dinamika Pasar Global, VDNI Pacu Pertumbuhan Berkelanjutan di 2026
    Langkah strategis PT Virtue Dragon Nickel Industry (VDNI) ...
  • Pariwisata Indonesia Siap Naik Kelas! Kemenpar Perluas Jejaring Bisnis hingga India
    Langkah proaktif Kementerian Pariwisata melalui Sales Mission Pune ...
  • Jakarta Didorong Jadi Pusat Industri Kopi Nasional, Libatkan 193 Ribu Pelaku Usaha
    Membaca artikel yang sangat komprehensif ini, saya merasa ...
  • Gunung Anak Krakatau Terus Erupsi, Jakarta Kena Sebaran Abu Vulkanik
    Sangat mungkin terjadi erupsi yg lebih besar, kemarin ...
  • Ditentang AS, PBB Adopsi Resolusi 'Koreksi Peta Dunia', Benua Afrika Ternyata 14 Kali Lebih Besar!
    Indonesia lebih besar dari Eropa. Jarak antara Sabang ...
Advertisement
Menko Yusril Tegaskan Dirinya Bukan Penulis Buku "Islam ala Prabowo"

Menko Yusril Tegaskan Dirinya Bukan Penulis Buku "Islam ala Prabowo"

08 Sep 2026
Pilihan Pembaca
# 3
# 3
Wapres Sara Duterte Bayar Uang Jaminan
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.