• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • Cisco Perkenalkan Universa...

Cisco Perkenalkan Universal Quantum Switch untuk Percepat Pengembangan Jaringan Kuantum

Senin, 04 Mei 2026, 20:02 WIB

JAKARTA – Cisco resmi memperkenalkan Cisco Universal Quantum Switch, sebuah prototipe penelitian yang disebut sebagai tonggak penting dalam pengembangan jaringan kuantum global. Teknologi ini dirancang untuk mengatasi salah satu tantangan terbesar dalam dunia komputasi kuantum, yakni menghubungkan berbagai sistem kuantum lintas vendor tanpa merusak informasi kuantum yang ditransmisikan.

Peluncuran perangkat tersebut diumumkan Cisco pada Senin (4/5/2026) sebagai bagian dari pengembangan program jaringan kuantum full-stack perusahaan yang telah dibangun melalui riset mendalam selama bertahun-tahun.

Ket. Foto: Universal Quantum Switch dari Cisco. Teknologi baru yang memungkinkan sistem kuantum lintas vendor saling terhubung melalui serat optik standar dengan akurasi tinggi dan suhu ruangan. — Sumber: Cisco Indonesia

Universal Quantum Switch dikembangkan untuk memungkinkan pertukaran informasi kuantum antar sistem yang menggunakan metode pengkodean berbeda melalui serat optik telekomunikasi standar dan dalam kondisi suhu ruangan.

Senior Vice President dan General Manager Outshift Cisco Emerging Technologies and Incubation Group, Vijoy Pandey, menyebut pencapaian ini sebagai langkah penting menuju masa depan komputasi kuantum yang lebih skalabel.

“Pencapaian ini merupakan momen penting bagi program kuantum kami dan membuktikan potensi transformasional jaringan kuantum. Kami telah lama meyakini bahwa menghubungkan sistem kuantum adalah kunci untuk mencapai skalabilitas sesungguhnya,” ujar Pandey dalam keterangan resminya pada hari Senin (4/5).

Berbeda dengan komputer klasik, komputer kuantum saat ini masih menggunakan beragam metode pengkodean informasi. Hingga kini, belum ada perangkat switching yang mampu menerima, menerjemahkan, dan meneruskan seluruh mode pengkodean utama tanpa mengganggu integritas informasi kuantum.

Cisco Universal Quantum Switch hadir dengan mesin konversi yang dipatenkan untuk menerjemahkan berbagai mode pengkodean tersebut pada sisi input maupun output. Teknologi ini memungkinkan perangkat kuantum dari vendor berbeda untuk saling terhubung, sebuah kemampuan yang dinilai krusial dalam membangun ekosistem jaringan kuantum masa depan.

Perangkat ini dirancang untuk mendukung berbagai mode utama pengkodean kuantum, mulai dari polarisasi yang menggunakan orientasi gelombang cahaya, time-bin berbasis waktu pulsa cahaya, frequency-bin yang memanfaatkan variasi frekuensi cahaya, hingga path yang menggunakan jalur fisik atau spasial.

Saat ini, validasi eksperimental telah berhasil dilakukan pada mode polarisasi, sementara dukungan untuk time-bin dan frequency-bin masih dalam tahap pengujian lanjutan. Dalam eksperimen proof-of-concept, para peneliti Cisco menguji perangkat ini menggunakan sumber keterikatan kuantum internal serta detektor foton tunggal.

Hasil pengujian menunjukkan bahwa informasi kuantum mampu dipertahankan dengan degradasi kurang dari 4 persen dalam akurasi pengkodean dan keterikatan kuantum (entanglement). Selain itu, perangkat mampu melakukan switching elektro-optik dengan kecepatan di bawah satu nanodetik dan hanya mengonsumsi daya kurang dari satu miliwatt.

Cisco menyebut hasil lengkap penelitian ini akan dipublikasikan melalui makalah ilmiah yang akan dirilis di platform ArXiv.

Salah satu keunggulan utama Cisco Universal Quantum Switch adalah kemampuannya beroperasi pada suhu ruangan. Hal ini berbeda dengan sebagian besar perangkat keras kuantum yang masih memerlukan sistem pendinginan kriogenik dengan biaya tinggi.

Dengan memanfaatkan serat optik telekomunikasi standar, perangkat ini juga dapat diintegrasikan dengan infrastruktur jaringan yang telah ada tanpa memerlukan perangkat tambahan khusus. Cisco menilai pendekatan ini dapat mempercepat adopsi jaringan kuantum secara lebih luas.

Universal Quantum Switch merupakan bagian dari portofolio teknologi kuantum Cisco yang lebih luas. Portofolio tersebut mencakup chip entanglement jaringan kuantum yang berfungsi menghasilkan foton terikat untuk transmisi informasi, serta Quantum Compiler berbasis jaringan yang memungkinkan distribusi algoritma kuantum ke berbagai prosesor.

Seluruh teknologi tersebut dikembangkan di laboratorium kuantum khusus Cisco di Santa Monica, Amerika Serikat. Selain pengembangan internal, Cisco juga menjalin kolaborasi strategis dengan sejumlah perusahaan teknologi kuantum seperti IBM, Qunnect, dan Atom Computing.

Cisco meyakini masa depan komputasi kuantum tidak akan dibangun oleh satu perusahaan atau satu teknologi tunggal, melainkan melalui ekosistem perangkat kuantum yang saling terhubung. Melalui pengembangan Universal Quantum Switch, perusahaan menegaskan ambisinya untuk menjadi salah satu pemain utama dalam membangun fondasi jaringan kuantum global di masa depan.

  • IBM
  • Teknologi Masa Depan
  • Cisco
  • Inovasi Teknologi
  • Cisco Universal Quantum Switch
  • jaringan kuantum
  • komputasi kuantum
  • teknologi kuantum
  • quantum networking
  • Vijoy Pandey
  • Cisco Indonesia
  • quantum switch
  • Atom Computing
  • ArXiv
  • Qunnect

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Haryo Brono

Berita Terbaru

Wali Kota: Kuliner dan Sport Tourism Jadi Peluang Besar Gerakkan Ekonomi Bandung

Korban Banjir Nepal Tembus 623 Orang, 638 Masih Hilang dalam Bencana Dahsyat

Tradisi Unik Dieng Culture Festival 2026, 13 Anak Rambut Gimbal Jalani Ruwatan

Jelang Hari Pelanggan Nasional, PLN Edukasi Warga Jurumudi tentang Keselamatan Listrik dan Promo Tambah Daya.

Emil Dardak Minta Kader Demokrat Jatim Dahulukan Hajat Hidup Rakyat dari pada Pikirkan Pileg

Deteksi Gempa Belum Canggih, Legislator Usulkan BMKG Adopsi Teknologi Jepang

Bantaran Hangus Dampak Karhutla Semeru, Danau Ranu Kumbolo Kehilangan Pesona

PLN Hadirkan Sambungan Listrik Gratis untuk 83 Keluarga Prasejahtera di Jakarta Raya.

Ketombe Ganggu Aktivitas Keseharian Anda? Simak Cara Menghilangkannya

Tradisi Unik di Dieng! Belasan Anak Berambut Gimbal Ikuti Ruwatan di Dieng Culture Festival 2026

Dipakai Merekam Diam-diam, Meta Perbarui Kacamata Pintarnya

Jagung Bengkayang Jadi Incaran Bulog Kalbar, Serapan Terus Digenjot!

Jelang Persija vs Brisbane Roar Sabtu Sore Ini, STY Reuni dengan Jordi Amat, Rizky Ridho Bocorkan Kondisi Tim

Gedung KPK Dikabarkan Terbakar, Ini Komentar Jubir KPK

Karnaval HUT Ke-81 RI di Babel Makin Meriah, Seribuan UMKM Ikut Ambil Bagian!

14 Personel Sudin Gulkarmat Jaksel Padamkan Kebakaran di Gedung KPK

Kuota Internet Cepat Habis, Ini Dia Biang Keroknya, Bikin Kantong Jebol!

RSCM Siapkan Terobosan Medis, Layanan Sel Punca Jadi Andalan Terapi Regeneratif

Kaltim Genjot SDM Digital! Festival Literasi Resmi Dibuka, Ini Tujuannya

Berakit-rakit Dahulu Menuntut Ilmu di Sekolah Kemudian, Keseharian Pagi Anak-anak Sadang Menuju Tepian Waduk Saguling

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.