Jangan Dukung Infantino dalam Pemilihan Presiden FIFA
Jumat, 07 Agu 2026, 12:53 WIBJAKARTA â Jika ada pemilihan Presiden FIFA, asosiasi sepak bola dunia sebaiknya tidak mendukung Infantino. Infantino adalah Presiden FIFA sekarang. âJangan mendukung Infantino. Saya tidak akan mendukung dia,â tegas Presiden Asosiasi Sepak Bola (FA) Yordania, Ali Al Hussein.
Ali menyatakan sikapnya dan asosiasi yang ia pimpin melalui cuitan dari akun X resminya, Jumat, sekaligus menjelaskan mengenai pembayaran hak dari FIFA untuk pemain dan staf pelatih timnas Yordania. Ali menjelaskan Jumat pagi waktu setempat, pihak administrasi FIFA sudah melunasi hak-hak pemain dan staf pelatih timnas Yordania yang berhasil melaju ke final FIFA Arab Cup.
"Dana ini seharusnya sudah diterima sejak delapan bulan yang lalu," ujar Ali dalam cuitan tersebut.Meski menilai pelunasan hak ini merupakan perkembangan positif bagi para pemain Yordania, Ali menegaskan hal tersebut tak mengubah kekhawatiran mereka terhadap FIFA di bawah kepemimpinan Gianni Infantino.
Ali menilai pembayaran hak bagi pemain dan staf pelatih Yordania tersebut tak dapat menghapuskan berbagai kesulitan yang dialami FA Yordania di masa sebelumnya. "Situasi ini juga tidak mengubah sikap tegas saya terhadap kepemimpinan FIFA: saya maupun asosiasi sepak bola (FA) saya tidak akan memberikan dukungan ataupun suara bagi Presiden Infantino," tegas Ali dalam cuitan tersebut.
Gianni Infantino tengah menjadi sorotan khalayak luas sepak bola setelah menggelar wacana untuk menjual saham Piala Dunia FIFA kepada pihak swasta. Wacana tersebut memicu reaksi keras dari beberapa pihak, termasuk konfederasi beberapa benua seperti UEFA, Concacaf hingga AFC yang menentang gagasan tersebut.
Indonesia yang âsangat baikâ kepada Infantino, dalam kasus horror Kanjuruan, sehingga Indonesia tidak di-band. Ada apa sampai kasus yang menelan 145 jiwa tidak membuat Indonesia dihukum. Ada pembayarankah? Tidak ada yang tahu. Itu permainan tingkat tinggi. Kalua tidak, masa iya, tidak ada sanksi dari FIFA? Semua itu, tinggal pertanyaan. Toh Indonesia juga tidak dibantu apa-apa dalam perjuangan ke Olimpiade maupun Piala Dunia.
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Aloysius Widiyatmaka
Berita Terkait:
-
Perumda Pasar Jaya Pantau Harga 37 Komoditas guna Dukung Stabilitas Harga Pangan
-
Tiongkok Berencana Perluas Stasiun Luar Angkasa Tiangong
-
Program Magang Nasional 2026 Buka 150 Ribu Kuota, Peserta Digaji Rp3,5 Juta-Rp6 Juta per Bulan
-
Kartu Kredit Edisi Resmi FIFA World Cup 2026 Hadir untuk Penggemar Sepak Bola Indonesia
-
PT KAI Catat KA Mutiara Selatan Layani 185.808 Pelanggan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.