MTQ Piala Gubernur DKI 2026 Resmi Ditutup, Jaksel Keluar Sebagai Juara

Jumat, 07 Agu 2026, 12:40 WIB

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menutup Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) Piala Gubernur DKI Jakarta Tingkat Provinsi Tahun 2026 sekaligus menyerahkan penghargaan kepada para pemenang di Balai Kota Jakarta, Kamis (6/8). Penyelenggaraan MTQ tahun ini menjadi tonggak baru karena untuk pertama kalinya dilaksanakan secara berjenjang mulai dari tingkat kelurahan, kecamatan, kota/kabupaten administrasi, hingga tingkat provinsi.

Pramono mengatakan perubahan pola penyelenggaraan tersebut bertujuan memperluas pembinaan sekaligus membuka kesempatan lebih besar bagi lahirnya qari, qariah, hafiz, dan hafizah terbaik dari seluruh wilayah Jakarta. Menurutnya, sistem berjenjang mampu membangkitkan antusiasme masyarakat sekaligus memunculkan lebih banyak talenta baru di tingkat akar rumput.

Ket. Foto: Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menutup Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) Piala Gubernur DKI Jakarta Tingkat Provinsi Tahun 2026 sekaligus menyerahkan penghargaan kepada para pemenang di Balai Kota Jakarta, Kamis (6/8). — Sumber: Pemprov DKI Jakarta

"Saya adalah orang yang paling bergembira dengan pelaksanaan MTQ ini. Dulu MTQ langsung di tingkat provinsi. Saya mengusulkan agar dimulai dari tingkat kelurahan, kecamatan, kota/kabupaten, baru provinsi. Inilah yang membuat MTQ di Jakarta begitu bergemuruh. Yang dulu adem ayem, sekarang muncul bakat-bakat yang luar biasa," ujar Pramono.

Pramono menegaskan MTQ bukan sekadar ajang perlombaan membaca Al-Qur'an, tetapi juga menjadi sarana syiar Islam sekaligus pembentukan karakter generasi muda. Ia berharap kegiatan tersebut mampu menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur'an sehingga nilai-nilainya dapat diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.

"Mudah-mudahan ini bukan hanya sekadar ajang perlombaan, tetapi juga menjadi bagian dari syiar agama yang kita cintai bersama," katanya.

MTQ Piala Gubernur DKI Jakarta 2026 mempertandingkan 28 cabang lomba untuk kategori putra dan putri. Penghargaan diberikan kepada juara I, II, dan III di setiap kategori, sementara Kota Administrasi Jakarta Selatan berhasil keluar sebagai juara umum dan seluruh juara pertama akan mewakili DKI Jakarta pada MTQ Nasional XXXI di Kota Semarang, Jawa Tengah.

Pramono turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta, dewan hakim, panitia, serta semua pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan MTQ. Ia berharap para pemenang dapat mempersiapkan diri secara maksimal agar mampu mengharumkan nama Jakarta di tingkat nasional.

"Terima kasih kepada seluruh peserta, baik yang meraih juara maupun yang belum berhasil. Terima kasih juga kepada semua pihak yang telah menyukseskan MTQ ini. Mudah-mudahan ini menjadi modal Jakarta untuk meraih prestasi di tingkat nasional," ucapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Pramono juga mengungkapkan rencana Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mencetak 1.000 Al-Qur'an edisi khusus untuk menyambut usia 500 tahun Jakarta. Sebanyak 500 mushaf akan diberikan kepada warga yang telah terbiasa mengkhatamkan Al-Qur'an, sedangkan 500 lainnya disiapkan bagi masyarakat yang belum pernah mengkhatamkan Al-Qur'an agar semakin dekat dengan kitab suci.

Program tersebut diharapkan dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat, termasuk kelompok rentan dan masyarakat yang termarginalkan. Selain itu, Pemprov DKI juga terus memperkuat pembinaan generasi Qur'ani melalui pengembangan Kampung Qur'an di Rusunawa Penjaringan, serta memperluas akses pendidikan melalui program KJP Plus, KJMU, dan berbagai pelatihan peningkatan kompetensi bagi generasi muda Jakarta.

"Saya ingin warga yang selama ini terpencilkan, terpinggirkan, dan termarginalkan memiliki kesempatan mengkhatamkan Al-Qur'an. Program ini kami siapkan sebagai hadiah sekaligus kenang-kenangan untuk menyambut 500 tahun Jakarta," jelasnya.

Keberhasilan Jakarta Selatan menjadi juara umum turut didukung prestasi para pesertanya, salah satunya Syamsuri Firdaus yang meraih Juara I cabang Qira'at Sab'ah Mujawwad Dewasa. Ia mengatakan keberhasilan tersebut tidak lepas dari pembinaan intensif yang dilakukan Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur'an (LPTQ) bersama Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan selama dua pekan sebelum pelaksanaan MTQ tingkat provinsi.

"Pembinaan dilakukan secara rutin selama dua minggu sehingga persiapan kami benar-benar matang dan peserta bisa memberikan penampilan terbaik," ungkap Syamsuri.

Syamsuri mengaku tidak menyangka mampu meraih gelar juara mengingat kualitas peserta dari seluruh wilayah Jakarta sangat kompetitif. Ia berharap MTQ Piala Gubernur DKI Jakarta terus diselenggarakan secara berjenjang agar semakin banyak generasi muda mencintai Al-Qur'an sekaligus mampu membawa nama Jakarta berprestasi di tingkat nasional.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Paundra Zakirulloh

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.