Rupiah Masih Tertekan, 4 Mei 2026
Senin, 04 Mei 2026, 08:15 WIBJAKARTA â Rupiah diperkirakan masih berada dalam tekanan seiring meningkatnya ketidakpastian geopolitik di Timur Tengah yang mendorong penguatan dollar AS sebaÂgai aset safe haven. Di sisi domestik, sentimen negatif seÂperti penurunan inflasi, turut membatasi ruang penguatÂan, sehingga pergerakan rupiah cenderung volatil dengan bias melemah dalam jangka pendek.
Analis Mata Uang Doo Financial Futures Lukman Leong melihat selain faktor geopolitik Timur Tengah, pergerakan rupiah akan dipengaruhi data ekonomi domestik yang akan dirilis, seperti manufaktur, perdagangan, dan inflaÂsi. Khususnya inflasi diperkirakan turun, yang seharusnya naik dikarenakan pemerintah tidak menaikkan harga jual solar, pertalite dan pertamax.
Dijelaskannnya, penurunan inflasi ini akan semakin dilematik bagi Bank Indonesia (BI) dalam keputusan suku bunga karena dengan mempertahankan di tingkat sekaÂrang, rupiah menjadi tidak menarik. Karenanya, dia memÂproyeksikan kurs rupiah terhadap dollar AS dalam perdaÂgangan di pasar uang antarbank, Senin (4/5), bergerak di kisaran 17.300 â 17.400 rupiah per dollar AS dengan kecenÂderungan melemah.
Seperti diketahui, nilai tukar rupiah terhadap dollar AS pada penutupan perdagangan, Kamis (30/5), melemah 20 poin atau 0,12 persen dari sehari sebelumnya menjadi 17.346 rupiah per dollar AS. âPelemahan ini dipicu PreÂsiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump bersiap untuk blokade angkatan laut yang berkepanjangan terhadap Iran,â ujar pengamat ekonomi mata uang dan komoditas Ibrahim Assuaibi di Jakarta.
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Antara, Muchamad Ismail
Berita Terkait:
-
Prabowo Targetkan RUU Ketenagakerjaan Selesai 2026, DPR Libatkan Serikat Buruh
-
Lombok Barat Siapkan Videotron Raksasa 6x9 Meter untuk Nobar Piala Dunia 2026, UMKM Diprediksi Panen Rezeki
-
Psikolog: Korban Kecelakaan KA Berisiko Alami Gangguan PTSD, Trauma Healing Penting!
-
Toleransi Antarumat Beragama Kediri Diperkuat lewat Edukasi
-
BI Ungkap Kinerja QRIS Global di Bali, Nilainya Cukup Fantastis
-
Cegah Pelarian Modal, BI Diperkirakan Menaikkan Bunga Acuan di Semester I-2026
-
Pelemahan Rupiah Uji Ketahanan Likuiditas Perbankan Syariah
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.