Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Nggak Ada Jeda! SPHP Beras Digelontor Nonstop Sejak Januari, Efeknya Nendang

📅 Rabu, 29 Apr 2026, 22:36 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Nggak Ada Jeda! SPHP Beras Digelontor Nonstop Sejak Januari, Efeknya Nendang Doc: istimewa
Ket. Pemerintah terus memperkuat program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) beras guna menjaga stabilitas harga. Berbeda dari tahun sebelumnya, penyaluran SPHP beras 2026 dirancang tanpa jeda saat pergantian tahun anggaran

JAKARTA — Pemerintah terus memperkuat program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) beras guna menjaga stabilitas harga. Berbeda dari tahun sebelumnya, penyaluran SPHP beras 2026 dirancang tanpa jeda saat pergantian tahun anggaran.

Badan Pangan Nasional (Bapanas) menjelaskan, program SPHP beras 2026 terbagi dua tahap. Januari–Februari merupakan perpanjangan SPHP beras 2025. Sementara SPHP beras tahun anggaran 2026 mulai digelontorkan Maret.

Realisasi Januari–Februari tercatat 221 ribu ton. Adapun penyaluran Maret hingga 25 April mencapai 150,2 ribu ton. Dengan demikian, total beras SPHP yang telah digelontorkan sejak awal tahun menyentuh 371,2 ribu ton.

Bapanas bersama Perum Bulog akan memperluas kanal penyaluran agar realisasi SPHP beras makin masif. Langkah ini didukung stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) hasil serapan dalam negeri yang menembus rekor baru, di atas 5 juta ton.

“Pertama, mulai 2026 penyaluran SPHP beras sudah boleh melalui distributor, khususnya BUMN dan BUMD. Kami harap pemerintah daerah yang punya BUMD pangan terlibat aktif,” kata Direktur SPHP Bapanas Maino Dwi Hartono di Kementerian Dalam Negeri, Jakarta, 27/4/2026.

“Kedua, kami sudah koordinasi dengan Asosiasi Jaringan Ritel Modern untuk dorong penyaluran di seluruh jaringan ritel modern. Berikutnya, di tingkat pengecer, beras SPHP diprioritaskan untuk pengecer di pasar rakyat,” tambah Maino.

Harga Beras Masih di Bawah HET 

Sebelumnya, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Indeks Perkembangan Harga (IPH) beras naik di 109 kabupaten/kota pada pekan keempat April. Jumlah daerah dengan kenaikan IPH ini menjadi yang tertinggi.

Namun telaahan Bapanas menunjukkan, dari 109 kabupaten/kota tersebut, hanya 52 daerah yang kenaikan IPH-nya melampaui Harga Eceran Tertinggi (HET) beras medium. Jumlah itu hanya 14,65% dari total 355 kabupaten/kota yang dipantau BPS.

Pantauan Bapanas per 28 April, rerata harga beras medium masih dalam rentang HET dan turun dibanding tahun lalu. Zona I: Jawa, Lampung, Sumsel, Bali, NTB, Sulawesi, tercatat Rp 12.998 per kg, turun dari Rp 13.070 per kg tahun lalu. Zona II: Sumatera selain Lampung dan Sumsel, NTT, Kalimantan, Rp 13.618 per kg, turun dari Rp 14.113 per kg. Zona III: Maluku dan Papua, Rp 14.957 per kg, turun dari Rp 15.937 per kg.

Stok Kokoh, Harga SPHP Tidak Naik  

Per 28 April, total stok beras Bulog mencapai 5,08 juta ton, dengan realisasi pengadaan setara beras produksi dalam negeri 2,4 juta ton. Stok CBP yang kokoh menjadi instrumen kuat untuk mengakselerasi penyaluran SPHP.

Kepala Bapanas Amran Sulaiman yang juga Menteri Pertanian menegaskan tidak ada perubahan harga beras SPHP. “SPHP itu beras penyeimbang kalau ada yang mau menaikkan harga. Nah SPHP, kita tidak naikkan. Tetap harganya seperti sekarang. Kualitasnya bagus karena pupuknya bagus, tepat waktu, tepat volume, dan airnya bagus,” kata Amran.

Terkait kemasan, kendala bahan baku plastik telah diatasi Bapanas bersama Bulog. Kemasan beras SPHP stok 2023–2025 boleh dipakai dengan penyesuaian label seperti HET, tanggal kedaluwarsa, dan informasi penting lain.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Menyambut Hari Raya Galungan di Bali

1 jam lalu | Fajar Alim M

Daerah
Menyambut Hari Raya Galunga...
Ekonomi
Ekspor Mebel dan Kerajinan ...

Jamu Didorong Menembus Pasar Global

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Jamu Didorong Menembus Pasa...
Ekonomi
Perkembangan Investasi Pusa...
Luar Negeri
Xi: Tiongkok Dukung Myanmar...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Malam Suro: Dialektika Ruang Perjumpaan Tradisi, Agama, dan Sejarah

Malam Suro: Dialektika Ruang Perjumpaan Tradisi, Agama, dan Sejarah

16 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.