Penjelasan Resmi KAI Terkait Evakuasi Penumpang Pasca Insiden Kereta di Bekasi Timur.

Selasa, 28 Apr 2026, 00:45 WIB

BEKASI - Insiden tabrakan maut yang melibatkan Kereta Api (KA) Jarak Jauh Argo Bromo Anggrek dan rangkaian KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4/2026) malam, meninggalkan duka mendalam bagi dunia transportasi tanah air. 

KAI memastikan 240 penumpang kereta api Argo Bromo Anggrek selamat dan telah dievakuasi dari lokasi kecelakaan kereta yang juga melibatkan KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur, Bekasi, Jawa Barat, Senin (27/4) malam.

Ket. Foto: Petugas berjaga di pintu masuk Stasiun Bekasi Timur, Bekasi, menyusul insiden tabrakan antara KRL Commuter Line dan KA Argo Bromo Anggrek pada Senin (27/4) malam. — Sumber: ANTARA/FAJAR SATRIYO

Saat ini, penanganan difokuskan kepada penumpang KRL yang terdampak, kata Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba dalam keterangan resminya.

"Kami menyampaikan duka mendalam dan permohonan maaf atas kejadian ini. Fokus kami saat ini adalah memastikan seluruh korban mendapatkan penanganan terbaik. Kami memahami kesedihan yang dirasakan keluarga, dan terus berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait agar proses penanganan berjalan dengan baik," katanya.

Menurut KAI, 38 penumpang KRL yang terluka telah dibawa ke sejumlah rumah sakit terdekat, termasuk RSUD Bekasi, Primaya Hospital Bekasi Timur, Mitra Plumbon Cibitung, dan RSU Bella Bekasi, untuk mendapatkan perawatan.

Sebelumnya, Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco meninjau langsung lokasi kejadian.

Ia mengatakan tiga orang meninggal dan 29 penumpang luka-luka dalam insiden yang terjadi sekira pukul 21.00 WIB tersebut.

  • krl
  • commuter line
  • tabrakan kereta
  • argo bromo anggrek
  • stasiun bekasi timur

Redaktur: alfred

Penulis: Alfred, Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.