- Home
-
- Luar Negeri
-
- Trump Perintahkan Angkata ...
Trump Perintahkan Angkata Laut AS untuk Menembak Kapal yang Memasang Ranjau di Selat Hormuz
Kamis, 23 Apr 2026, 21:32 WIBWASHINGTON DC - Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada Kamis (23/ mengatakan dia telah memerintahkan Angkatan Laut AS "untuk menembak dan menghancurkan kapal apa pun" yang memasang ranjau di Selat Hormuz.
Dari The Guardian, ia juga mengatakan bahwa kapal penyapu ranjau AS bekerja "tiga kali lipat" untuk membersihkan ranjau dari perairan.
Dalam sebuah unggahan di Truth Social, Trump menulis:
"Saya telah memerintahkan Angkatan Laut Amerika Serikat untuk menembak dan menghancurkan setiap kapal, sekecil apa pun kapal itu (SEMUA kapal angkatan laut mereka, 159 unit, telah tenggelam!), yang memasang ranjau di perairan Selat Hormuz. Tidak boleh ada keraguan."
"Selain itu, kapal-kapal penyapu ranjau kita sedang membersihkan Selat saat ini. Dengan ini saya memerintahkan agar kegiatan tersebut dilanjutkan, tetapi dengan intensitas tiga kali lipat! Terima kasih atas perhatian Anda terhadap masalah ini. Presiden DONALD J. TRUMP"
Pegang kendali
Trump juga mengklaim AS mengendalikan Selat Hormuz dan Iran 'tidak tahu siapa pemimpinnya'.
Melalui unggahan di platform Truth Social miliknya, ia mengatakan:
"Iran sedang mengalami kesulitan besar untuk menentukan siapa pemimpin mereka! Mereka benar-benar tidak tahu! Pertikaian internal antara "Kelompok Garis Keras," yang telah mengalami kekalahan telak di medan perang, dan "Kelompok Moderat," yang sebenarnya tidak moderat sama sekali (tetapi semakin dihormati!), sungguh gila! Kita memiliki kendali penuh atas Selat Hormuz. Tidak ada kapal yang dapat masuk atau keluar tanpa persetujuan Angkatan Laut Amerika Serikat. Selat itu "tertutup rapat," sampai Iran mampu membuat kesepakatan!!! Terima kasih atas perhatian Anda terhadap masalah ini."
Pernyataan terbarunya ini menyusul unggahan sebelumnya yang mengatakan bahwa ia memerintahkan Angkatan Laut AS untuk "menembak dan membunuh" setiap kapal "yang memasang ranjau di perairan Selat Hormuz."
Dia juga mengatakan bahwa kapal penyapu ranjau AS bekerja "tiga kali lipat" untuk membersihkan ranjau dari perairan.
- Penutupan Selat Hormuz
Redaktur: Selocahyo Basoeki Utomo S
Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S
Berita Terkait:
-
Layanan Jasa Keuangan Ditantang Berinovasi atau Tersingkir
-
Elijah Wood Isyaratkan Kembali di Film Terbaru "The Lord of the Rings"
-
Krisis Energi Global: IEA Sebut Dampaknya Lebih Parah dari Krisis Minyak 1970-an
-
Jepang Beri Subsidi BBM untuk Cegah Kenaikan Harga Imbas Konflik Timteng
-
Cianjur Jaga Warisan Beras Pandanwangi, Bibit Unggul Ditanam di Lahan 5 Hektare
-
Krisis Timur Tengah Tunda Laga Liga Champions Asia
-
Hasil Undian 16 Besar Liga Champions 2025/26: Jalur Final Resmi Terbentuk
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.