Menkop Pastikan Kopdes Merah Putih Rekrut Karyawan dari Warga Desa, Target Serap 1,56 Juta
📅 Senin, 20 Apr 2026, 20:20 WIB | Oleh: Tim PenulisJakarta – Menteri Koperasi Ferry Juliantono memastikan karyawan Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih akan direkrut dari warga desa setempat, bukan melalui mekanisme terpusat seperti rekrutmen manajer.
“Nanti, ada dari desa juga, kita akan melibatkan pengurus koperasi desa yang sudah ada. Mereka diberi kesempatan untuk menjadi karyawan di kopdes merah putih,” ujar Ferry usai rapat koordinasi terbatas di Kemenko Pangan, Jakarta, Senin (20/4).
Ia menambahkan, selain pengurus dan masyarakat desa, pemerintah juga membuka peluang bagi penerima bantuan sosial, khususnya Program Keluarga Harapan (PKH), untuk terlibat dalam operasional koperasi.
“Penerima manfaat juga bisa membantu menjadi karyawan pekerja yang sifatnya kasir, sekuriti, sopir, dan lain sebagainya. Pokoknya kita akan libatkan masyarakat di desa itu,” katanya.
Ferry menegaskan rekrutmen tenaga pendukung seperti kasir, sopir, dan petugas operasional lainnya akan dilakukan oleh masing-masing desa.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara Joao Angelo De Sousa Mota menegaskan tenaga kerja pendukung Kopdes Merah Putih wajib berasal dari desa setempat.
Agrinas mendapat mandat untuk membangun infrastruktur koperasi dan mengelola operasional selama dua tahun awal sebelum diserahkan kepada pengurus.
“Prioritas diberikan kepada penerima PKH, sementara warga dari luar desa tidak diperkenankan ikut serta,” ujar Joao.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ia menjelaskan proses rekrutmen dilakukan melalui kepala desa dan sekretaris desa, dengan kebutuhan sekitar 17 karyawan di luar posisi manajer pada setiap koperasi.
Melalui skema ini, pemerintah memperkirakan sekitar 1,56 juta warga desa akan memperoleh peluang kerja baru.
Pelatihan Manajer
Selain rekrutmen tenaga kerja, Kementerian Koperasi juga menyiapkan pelatihan bagi sekitar 30 ribu manajer Kopdes Merah Putih.
“Kami diminta untuk memberikan modul-modul pelatihan bagi manajer-manajer yang setelah lolos seleksi, nantinya dibekali pengetahuan tentang koperasi dan kemampuan manajerial,” ujar Ferry.
Para manajer tersebut akan bertanggung jawab mengelola berbagai unit usaha Kopdes, mulai dari gerai sembako, apotek dan klinik desa, unit simpan pinjam, hingga logistik dan cold storage.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!