Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bentuk Keterbukaan Informasi, Dirut Bulog Persilakan Masyarakat Cek Stok Beras di Gudang

📅 Senin, 20 Apr 2026, 07:37 WIB | Oleh: Tim Penulis
Bentuk Keterbukaan Informasi, Dirut Bulog Persilakan Masyarakat Cek Stok Beras di Gudang Doc: ANTARA
Ket. Dokumentasi - Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani memperlihatkan stok cadangan beras pemerintah (CBP) yang dikelola di budang Bulog.

JAKARTA – Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, mempersilakan masyarakat mengecek langsung stok beras di gudang sebagai bentuk keterbukaan informasi sekaligus memastikan ketersediaan pangan nasional tetap aman dan terjaga.

"Sebagai bagian dari komitmen keterbukaan informasi publik, Bulog membuka ruang bagi masyarakat untuk melihat langsung kondisi stok beras di gudang," kata Rizal dalam keterangan di Jakarta, Minggu.

Dia menegaskan langkah itu diharapkan dapat memperkuat kepercayaan publik bahwa cadangan beras pemerintah (CBP) dikelola secara profesional, transparan, dan akuntabel serta siap didistribusikan secara merata ke seluruh wilayah Indonesia.

Adapun target penyerapan Bulog di tahun ini sebanyak 4 juta ton setara beras, sebagai upaya menjaga stabilitas pasokan dan cadangan pangan nasional. Target itu lebih besar dibandingkan tahun sebelumnya hanya 3 juta ton.

"Penyerapan dilaksanakan langsung oleh jajaran Kanwil dan Kantor Cabang Bulog melalui pola jemput bola, turun langsung ke sawah, titik panen, hingga penggilingan padi di berbagai wilayah Indonesia," tutur Rizal.

Seiring dengan tingginya realisasi penyerapan sejak awal tahun 2026, tingkat keterisian gudang Bulog mengalami peningkatan signifikan. Bulog saat ini mengelola 1.540 unit gudang milik sendiri dengan total kapasitas riil sebesar 3.061.484 ton yang telah teroptimalkan dalam mendukung penyimpanan CBP.

Untuk mengantisipasi peningkatan volume stok, Bulog mengambil langkah strategis dengan menambah kapasitas penyimpanan melalui pemanfaatan gudang filial (non-Bulog).

Hingga saat ini, tamah Rizal, tercatat 1.254 unit gudang filial dengan kapasitas riil sebesar 2.686.215 ton telah digunakan guna memastikan seluruh stok tersimpan dengan baik, aman, serta tersebar merata di berbagai wilayah.

Adapun posisi stok beras yang dikelola Bulog mencapai 4.881.105 ton setara beras per 18 April 2026. Menurut Rizal, angka itu menunjukkan kesiapan stok yang sangat baik untuk mendukung kebutuhan masyarakat, serta memperkuat peran Bulog dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga beras nasional.

Ia menuturkan optimalnya keterisian gudang menjadi cerminan keberhasilan penugasan pemerintah dalam menyerap hasil produksi dalam negeri sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional dan memastikan kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto didampingi Sekretaris Kabinet Teddy Indra Jaya melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Kompleks Gudang Bulog Danurejo di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Sabtu (18/4).

Inspeksi itu dilakukan guna memastikan ketersediaan dan kelancaran distribusi cadangan pangan nasional.

"Bapak Presiden ingin memastikan secara langsung bahwa cadangan pangan kita, khususnya beras, berada dalam kondisi aman dan siap didistribusikan kepada masyarakat,” kata Seskab Teddy.

Kompleks Gudang Bulog Danurejo terdiri dari dua unit bangunan dengan total kapasitas 7.000 ton, dan saat ini terisi penuh. Hal itu menunjukkan kesiapan stok yang sangat baik untuk mendukung kebutuhan masyarakat daerah itu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Aldila Tak Mampu Menerobos Semifinal WTA Ningbo

21 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Aldila Tak Mampu Menerobos ...

El Clasico Jadi Laga Superman Kontra Batman

28 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
El Clasico Jadi Laga Superm...

Perlu Diperbanyak Kontes Film Pendek Guna Dorong Kreativitas

36 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Perlu Diperbanyak Kontes Fi...
Daerah
Bantul Raih TPAKD Award 202...
Megapolitan
Jakarta Kota Sinema Makin K...
Megapolitan
Usaha Pembangunan Jaya Jika...
Megapolitan
Dinkes: Ratusan Warga "Serp...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.