Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Arsitektur Tak Cuma Fokus Estetika, Kemenekraf Tegaskan Jadi Bagian Penting Mitigasi Bencana dan Ketahanan Nasional

📅 Sabtu, 18 Apr 2026, 19:05 WIB | Oleh:
Arsitektur Tak Cuma Fokus Estetika, Kemenekraf Tegaskan Jadi Bagian Penting Mitigasi Bencana dan Ketahanan Nasional Doc: ANTARA/HO-Kemenekraf
Ket. Menteri Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya (tengah) saat menghadiri International Disaster Resilience Workshop & Conference 2026 bertema Rethinking Architecture: Disaster Risk Reduction, Resilience & Recovery (DR3) di Banda Aceh, Jumat (17/4).

JAKARTA - Menteri Ekonomi Kreatif (Ekraf) Teuku Riefky Harsya menegaskan peran arsitektur tidak hanya berfokus pada estetika, tetapi juga menjadi bagian penting dalam mitigasi bencana dan ketahanan nasional.

“Arsitektur juga kini bertransformasi dari seni merancang menjadi ilmu tentang keberlangsungan hidup. Melalui inovasi desain, arsitek dapat mengubah bahaya menjadi risiko yang terkelola," kata Teuku Riefky dalam keterangan tertulis yang diterima dan dikonfirmasi di Jakarta, Sabtu.

Kementerian Ekraf menegaskan dukungannya terhadap penguatan peran arsitektur sebagai salah satu subsektor strategis yang mampu berkontribusi pada ketahanan ekonomi sekaligus menjawab tantangan global terkait bencana.

Baca juga: Menekraf sebut pedoman jasa kreatif untuk cegah persoalan hukum

Komitmen tersebut diwujudkan melalui kehadiran Menteri Ekraf pada International Disaster Resilience Workshop & Conference 2026 bertema Rethinking Architecture: Disaster Risk Reduction, Resilience & Recovery (DR3) di Banda Aceh, Jumat (17/4).

Forum arsitektur internasional ini mengangkat isu strategis terkait peran desain dalam menghadapi ancaman bencana alam serta proses rekonstruksi pascabencana.

Teuku Riefky menyatakan bahwa kehadiran pemerintah dalam forum ini merupakan bentuk komitmen mendorong inovasi serta karya berkualitas tinggi di bidang arsitektur sebagai bagian dari ekonomi kreatif nasional.

Ia menyebut, subsektor arsitektur menyerap sekitar 61.442 tenaga kerja dengan nilai PDB mencapai lebih dari 2,1 miliar dolar AS serta total investasi sekitar 22 juta dolar AS pada 2024.

Menurut dia, hal ini menunjukkan bahwa para arsitek di Indonesia memiliki peran penting dalam mendorong perekonomian nasional.

Lebih lanjut, Menteri Ekraf menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam memperkuat ekosistem ekonomi kreatif, termasuk kerja sama dengan Ikatan Arsitek Indonesia (IAI).

Sebagai informasi, kegiatan yang bertempat di Hermes Palace Hotel, Banda Aceh tersebut menjadi forum global untuk membahas pengurangan risiko, penguatan ketangguhan, serta pemulihan berbasis pendekatan arsitektural.

Konferensi ini juga menandai penyelenggaraan perdana agenda Union Internationale des Architectes (UIA) di Indonesia sejak organisasi tersebut berdiri pada 1948.

Banda Aceh ditunjuk sebagai tuan rumah tanpa proses bidding. Keputusan ini mempertimbangkan posisi Aceh sebagai contoh nyata praktik ketangguhan dan pembangunan kembali pascabencana yang diakui secara internasional. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Daerah
Eri Cahyadi Tegaskan Tak Ad...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.