Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ambisi Besar Lampung: Tanggamus Disulap Jadi Destinasi Terpadu Kelas Nasional

📅 Jumat, 17 Apr 2026, 20:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Ambisi Besar Lampung: Tanggamus Disulap Jadi Destinasi Terpadu Kelas Nasional Doc: ANTARA LAMPUNG/ Kristian Ali
Ket. Wisatawan asing dan lokal di Teluk Kiluan Kabupaten Tanggamus, Lampung.

BANDARLAMPUNG – Pengembangan kawasan pariwisata terpadu mencerminkan pendekatan yang lebih strategis dalam memaksimalkan potensi destinasi secara menyeluruh, tidak hanya bertumpu pada daya tarik utama, tetapi juga pada integrasi infrastruktur, aksesibilitas, amenitas, dan ekosistem ekonomi lokal.

Dengan konsep ini, wisatawan tidak sekadar berkunjung, melainkan memperoleh pengalaman yang utuh—mulai dari transportasi, akomodasi, hingga aktivitas pendukung—yang pada akhirnya meningkatkan lama tinggal dan belanja wisata.

Namun, keberhasilan pengembangan kawasan terpadu sangat bergantung pada perencanaan yang matang dan kolaborasi lintas sektor.

Tanpa pengelolaan yang berkelanjutan, risiko seperti overkapasitas, degradasi lingkungan, hingga marginalisasi masyarakat lokal dapat muncul.

Oleh karena itu, keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi, pelestarian budaya, dan keberlanjutan lingkungan menjadi kunci agar kawasan pariwisata tidak hanya berkembang cepat, tetapi juga bertahan dalam jangka panjang.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung mengupayakan pengembangan kawasan pariwisata terpadu di Kabupaten Tanggamus dan sekitarnya untuk meningkatkan sektor pariwisata daerah.

"Di Kabupaten Tanggamus dan sekitarnya memiliki banyak potensi pariwisata salah satunya destinasi Gigi Hiu yang menarik untuk dikunjungi wisatawan dan memiliki potensi pengembangan wisata dengan minat khusus," ujar Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) Provinsi Lampung Tony Ferdiansyah di Bandarlampung, Jumat (17/4).

Ia mengatakan oleh karena itu pihaknya akan membuat serta mengembangkan kluster khusus pariwisata terkait kawasan pariwisata terpadu di Kabupaten Tanggamus.

"Jadi destinasi wisata ini nanti dikelola mulai dari daerah Kiluan Negeri sampai Kota Agung, panjangnya sekitar 60 kilometer untuk kawasan wisata terpadu. Serta sudah direncanakan akan dilakukan koordinasi dan FGD dengan pemerintah kabupaten serta pihak terkait untuk pengembangan rencana ini," katanya.

Dia menjelaskan di lokasi tersebut terdapat sejumlah potensi meliputi spot foto alami di daerah Gigi Hiu, objek wisata bahari, serta ada warisan rumah kuno. Dan setelah berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten ada rencana untuk dilakukan pembangunan penginapan dan homestay di rumah warga seperti di sekitar Taman Nasional Way Kambas Kabupaten Lampung Timur, guna menarik minat wisatawan.

"Objek wisata yang potensial dari Kabupaten Pesawaran yang wilayah dekat Tanggamus ini ada Pulau Wayang, Pulau Kelagian, Teluk Hantu, Pantai Kiluan, disini potensi wisata pantainya sangat banyak serta menjadi daya tarik tersendiri," tambahnya.

Menurut dia, selain potensi destinasi wisata ada juga potensi ekonomi kreatif di 17 subsektor, dan salah satunya yang bisa dikembangkan di lokasi tersebut adalah pengembangan tempat penjualan cenderamata di sepanjang jalan menuju berbagai destinasi wisata yang dapat dilakukan dengan kerjasama bersama masyarakat setempat.

"Lalu perlu juga pengembangan kembali desa wisata di Kabupaten Tanggamus. Nanti akan dibangun desa wisata di Kiluan, kemudian untuk di Kabupaten Pesawaran dikembangkan desa wisata di daerah Pulau Wayang dan Teluk Hantu yang disana juga telah ada kelompok sadar wisata (Pokdarwis). Dan disarankan kepada pemerintah kabupaten untuk terus mengaktifkan kelompok sadar wisata di lokasi yang memiliki potensi pariwisata," ujar dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
  • Bahlil Pasang Rem Industri Nikel, Smelter Setengah Jadi Bisa Dimoratorium
    Langkah moratorium smelter setengah jadi ini memang sudah ...
Olahraga
Jay Idzes Absen, Sassuolo T...
Advertisement
Marco Bezzecchi Juara MotoGP Indonesia 2026, Tradisi Unik Mandalika Berlanjut

Marco Bezzecchi Juara MotoGP Indonesia 2026, Tradisi Unik Mandalika Berlanjut

11 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.