Manchester United Tumbang, Carrick Salahkan Keputusan Wasit yang Dinilai Tak Masuk Akal
📅 Rabu, 15 Apr 2026, 00:45 WIB | Oleh: Benny Mudesta PutraMANCHESTER — Pelatih interim (sementara) Manchester United, Michael Carrick, melontarkan kritik keras terhadap wasit Paul Tierney usai kekalahan 1-2 dari Leeds United dalam lanjutan Liga Inggris, Selasa (14/4) dini hari WIB.
Sorotan utama tertuju pada keputusan mengusir bek Lisandro Martinez di babak kedua di Old Trafford. Pemain asal Argentina itu diganjar kartu merah setelah dianggap menarik rambut striker Leeds, Dominic Calvert-Lewin, dalam sebuah duel.
Keputusan tersebut diambil Tierney setelah menerima rekomendasi dari VAR untuk meninjau ulang insiden di monitor pinggir lapangan. Saat itu, United tengah tertinggal dua gol lewat dwigol Noah Okafor di babak pertama.
Meski Casemiro sempat memperkecil ketertinggalan, MU tak mampu menghindari kekalahan kedua dalam 11 laga terakhir di bawah Carrick.
“Saya pikir para pemain tetap positif dan berjuang untuk mendapatkan hasil, meski ada lagi keputusan mengejutkan dengan kartu merah Lisandro,” ujar Carrick. “Dalam dua pertandingan terakhir, kami dirugikan oleh keputusan seperti ini, tetapi yang ini adalah salah satu yang terburuk yang pernah saya lihat.”
Sebaiknya Anda baca juga:
Carrick menilai insiden tersebut tidak layak berujung kartu merah. Ia bahkan menyebut adanya kontak awal dari Calvert-Lewin yang memicu reaksi Martinez.
“Anda bisa melihat lengannya mengenai wajah Martinez, lalu saat kehilangan keseimbangan, dia seperti bergumul ringan dan hanya menyentuh rambutnya hingga ikat rambutnya terlepas,” jelas Carrick. “Itu bukan tarikan, bukan tindakan agresif. Dia hanya menyentuhnya dan langsung diusir. Lebih parah lagi, keputusan itu dianggap sebagai kesalahan yang jelas dan nyata. Sangat mengejutkan.”
Akibat kartu merah tersebut, Martinez terancam hukuman larangan bermain hingga tiga pertandingan. Carrick mengaku akan mempertimbangkan langkah banding. “Saya harus mendiskusikannya, tetapi jelas ini keputusan yang buruk,” tambahnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Tak hanya itu, Carrick juga menyoroti momen sebelum gol pembuka Leeds. Ia menilai pelanggaran keras terhadap bek muda Leny Yoro luput dari perhatian wasit.
“Kami kebobolan saat Leny Yoro terkena sikutan di bagian belakang kepala. Itu momen besar dalam pertandingan, tetapi tidak ditinjau ulang,” katanya.
Meski kalah, MU masih bertahan di posisi ketiga klasemen, unggul tujuh poin atas Chelsea di peringkat keenam dalam persaingan menuju zona Liga Champions.
Dengan hanya satu kemenangan dalam empat laga terakhir, MU akan menghadapi Chelsea pada hari Sabtu mendatang dalam laga krusial perebutan tiket ke kompetisi elite Eropa.
“Ini hanya satu pertandingan. Kami akan mengevaluasi dan mencoba memperbaiki. Masih ada laga besar berikutnya dan akhir musim yang penting,” ujar Carrick. “Kami berada di posisi yang cukup baik. Kekalahan ini mengecewakan, tetapi kami harus segera bangkit karena masih banyak hal positif yang bisa diambil.”
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!