Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kalimantan Jadi Motor Ekonomi Baru, Agus Harimurti Yudhoyono Tekankan Kolaborasi SDM

📅 Rabu, 15 Apr 2026, 05:05 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kalimantan Jadi Motor Ekonomi Baru, Agus Harimurti Yudhoyono Tekankan Kolaborasi SDM Doc: Antara
Ket. Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko IPK) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko IPK) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan perguruan tinggi dalam memperkuat sumber daya manusia (SDM) serta pembangunan infrastruktur di Kalimantan.

Dia menegaskan sinergi lintas sektor menjadi kunci keberhasilan pembangunan nasional, khususnya di Kalimantan yang memiliki potensi sumber daya alam besar.

“Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk akademisi, sangat dibutuhkan. Kampus menjadi sumber riset dan inovasi yang penting dalam mendukung pembangunan infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi,” ujar AHY dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (14/4).

Ia menjelaskan Kemenko Infra mengedepankan pendekatan pentahelix yang melibatkan pemerintah, akademisi, dunia usaha, media, serta komunitas dalam merumuskan dan menjalankan kebijakan pembangunan.

Pendekatan ini memastikan kebijakan lebih tepat sasaran sekaligus berdampak nyata bagi masyarakat.

Lebih lanjut, AHY menekankan pembangunan infrastruktur saat ini harus berorientasi pada hasil dan dampak, bukan sekadar proyek fisik.

“Pendekatan kita adalah outcome dan impact. Infrastruktur harus berkontribusi langsung pada kesejahteraan masyarakat, termasuk mengurangi kemiskinan dan ketimpangan serta membuka lapangan kerja,” katanya.

AHY juga menjelaskan peran strategis kementerian yang berada dalam koordinasinya, mulai dari agraria dan tata ruang, pekerjaan umum, perumahan dan kawasan permukiman, transportasi, hingga transmigrasi, yang seluruhnya terintegrasi dalam pembangunan wilayah.

Terkait Kalimantan, ia menilai kawasan tersebut memiliki peluang besar sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru nasional, terutama dengan kekayaan sumber daya alam dan pengembangan wilayah strategis di Kalimantan Timur.

“Kalimantan memiliki sumber daya yang luar biasa. Tantangannya adalah mengelola secara berkelanjutan dan memberikan nilai tambah bagi masyarakat. Di sinilah peran Institut Teknologi Kalimantan (ITK) sangat strategis dalam mencetak SDM unggul sekaligus mendorong riset dan inovasi,” katanya.

AHY juga menekankan pentingnya keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan keberlanjutan lingkungan. Konsep prosperity dan sustainability harus berjalan beriringan dalam setiap kebijakan pembangunan.

Dirinya juga menyampaikan komitmen untuk terus membuka ruang kolaborasi dengan ITK dan perguruan tinggi lainnya.

“Kami siap berkolaborasi. ITK memiliki peran penting sebagai pusat pengembangan teknologi di Kalimantan dan diharapkan menjadi motor penggerak kemajuan melalui riset dan inovasi,” kata AHY.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
DLH Cirebon Kerahkan 9 Truk...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.