Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Wakil Ketua DPRD Jember Ajak Masyarakat Kurangi Kantong Plastik

📅 Senin, 13 Apr 2026, 12:02 WIB | Oleh: Tim Penulis
Wakil Ketua DPRD Jember Ajak Masyarakat Kurangi Kantong Plastik Doc: ANTARA
Ket. Kader partai membagikan tas belanja kepada pedagang di Pasar Kepatihan Jember, Senin (13/4/2026).

JEMBER – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jember, Widarto, mengajak masyarakat untuk mengurangi penggunaan kantong plastik di tengah kenaikan harga plastik yang melambung tinggi dipicu oleh konflik geopolitik di Timur Tengah.

"Kami banyak mendapatkan keluhan dari masyarakat terkait dengan kenaikan harga plastik hingga 40 persen, terutama ibu-ibu yang sering berbelanja di pasar tradisional dan para pedagang yang harus membeli plastik untuk membungkus barang yang dijual," kata Widarto, di Kabupaten Jember, Senin (13/4).

Untuk itu pihaknya menginisiasi pembagian tas ramah lingkungan yang bisa digunakan untuk berkali-kali belanja di tiga lokasi pasar, yakni Pasar Kepatihan, Pasar Puger, dan Pasar Arjasa.

"Dalam momentum kenaikan harga plastik, kami mengajak masyarakat untuk lebih bijak dengan mengurangi penggunaan kantong plastik demi kelestarian lingkungan karena sampah plastik sangat sulit terurai," kata Widarto.

Untuk itu pihaknya membagi-bagikan lebih dari 1.000 kantong tas belanja yang ramah lingkungan dan bisa digunakan berkali-kali, sehingga dapat mengurangi penggunaan kantong plastik saat berbelanja di pasar tradisional tersebut.

"Kenaikan harga plastik yang melambung tinggi juga bisa menjadi momentum agar pemerintah daerah bisa mengatur penggunaan kantong plastik dengan melakukan revisi pada Peraturan daerah (Perda) tentang Pengelolaan Sampah yang lebih spesifik mengurangi sampah plastik," katanya.

Salah seorang pengunjung Pasar Kepatihan, Muslimah, mengatakan kenaikan harga kantong plastik kemungkinan akan berdampak pada kenaikan harga barang yang dibeli masyarakat karena saat ini sejumlah toko sudah menerapkan kantong plastik berbayar.

"Sementara ini belum di pasar tradisional, namun pedagang mengurangi penggunaan kantong plastik untuk pembelian yang jumlahnya sedikit karena mahalnya harga kantong plastik. Saya senang dengan kegiatan bagi-bagi tas belanja hari ini," ujarnya.

Sebelumnya di Kabupaten Jember sudah memiliki Perda Nomor 2 Tahun 2023 tentang Pengelolaan Sampah dan Perbup Nomor 52 Tahun 2023 tentang Pengurangan Penggunaan Kantong Plastik dan Sterefoam.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

53 Dapur SPPG di Batam Tidak Beroperasi

30 menit yang lalu | Sriyono

Daerah
53 Dapur SPPG di Batam Tida...

Mahasiswa ITS Petakan Penurunan Tanah untuk Atasi Banjir

41 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Mahasiswa ITS Petakan Penur...

BMW Meledak oleh Bom Mobil, Pejabat Militer Russia Tewas

45 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
BMW Meledak oleh Bom Mobil,...
Megapolitan
Dishub DKI: Sejumlah Jalan ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Presiden Prabowo Bertolak ke Lampung untuk Resmikan RSUD KH Muhammad Thohir

Presiden Prabowo Bertolak ke Lampung untuk Resmikan RSUD KH Muhammad Thohir

10 Jun 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.